Waspada, AirDrop dan Quick Share Rentan Dibobol Hacker

Fitur berbagi file seperti AirDrop di iPhone dan Quick Share di Android ternyata rentan dibobol hacker. Pengguna wajib waspada.

Diterbitkan 02 Juli 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Fitur berbagi file seperti AirDrop di iPhone dan Quick Share di Android memang sangat memudahkan pengguna. Namun, sebuah penelitian keamanan dari CISPA Helmholtz Center for Information Security, menemukan potensi ancaman berbahaya dari penggunaan fitur tersebut.

Menurut laporan Help Net Security, dikutip dari BGR, Kamis (2/7/2026), terungkap enam potensi ancaman yang dapat mempengaruhi perangkat iOS, Android, macOS, dan bahkan Windows.

Tiga di antaranya terkait dengan AirDrop di iPhone, Mac, dan perangkat Apple lainnya. Sementara sisanya menargetkan Quick Share di perangkat Android dan Windows.

Menariknya, serangan yang terjadi bisa dilakukan hacker hanya dengan satu laptop berkoneksi Wi-Fi dalam radius sekitar 30 meter. Pelaku cukup mengirim satu permintaan yang salah format (malformed request), untuk memaksa layanan latar belakang yang menjalankan AirDrop berhenti berfungsi.

Sementara itu, Quick Share juga memiliki tiga celah keamanan. Dua di antaranya ditemukan di implementasi Samsung, yang memungkinkan mekanisme pemeriksaan sesi dilewati dalam kondisi tertentu.

Adapun satu kerentanan lainnya terdapat di Quick Share versi Windows milik Google, berupa masalah heap use-after-free yang berpotensi dimanfaatkan untuk menjalankan serangan lebih lanjut.

Namun, ancaman penggunaan fitur berbagi file ini telah dilaporkan ke Apple dan Google. Selain itu, dua potensi ancaman yang bisa terjadi ini, telah memiliki perbaikan yang dirilis, sedangkan empat lainnya sedang menunggu penyelesaian perbaikan secara resmi.

Para pengguna iPhone maupuan Android, dapat terlindung dari segala ancaman dengan selalu memperbarui sistem operasi ke versi terbaru, serta membatasi pengaturan AirDrop maupun Quick Share hanya untuk kontak terpercaya, atau menonaktifkannya saat tidak digunakan, demi mengurangi risiko serangan.

Cara Melindungi iPhone dan Android yang Rawan Diretas dari AirDrop dan Quick Share

Temuan celah keamanan di fitur AirDrop di iPhone dan Quick Share di Android membuat pengguna perlu lebih waspada. Meski Apple, Google, dan Samsung telah mengetahui persoalan tersebut dan tengah menyiapkan solusi, pengguna tetap bisa mengambil langkah sederhana untuk mengurangi risiko menjadi sasaran serangan siber.

Salah satu cara paling efektif adalah mengatur izin berbagi file agar tidak bisa diakses sembarang orang. AirDrop maupun Quick Share menyediakan beberapa pilihan, mulai dari dapat ditemukan oleh semua orang, hanya kontak, hingga tidak menerima koneksi sama sekali.

Mengaktifkan opsi "Tidak Ada" atau "Nobody" menjadi cara terbaik untuk mencegah perangkat menerima permintaan berbagi file dari pihak yang tidak dikenal.

Dengan pengaturan tersebut, pengguna memang perlu mengaktifkan kembali AirDrop atau Quick Share setiap kali ingin mengirim maupun menerima file.

Meski sedikit merepotkan, langkah ini dinilai mampu memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap potensi penyalahgunaan fitur berbagi file nirkabel.

 

Opsi Aman Lainnya

Bagi pengguna yang rutin bertukar foto atau dokumen dengan keluarga maupun teman, opsi "Hanya Kontak" juga dapat menjadi alternatif. Pengaturan ini tetap memberikan kemudahan saat berbagi file, tetapi membatasi koneksi hanya dengan orang-orang yang sudah tersimpan di daftar kontak.

Sebaliknya, membiarkan AirDrop atau Quick Share dalam mode "Semua Orang" memang terasa lebih praktis. Namun, kondisi tersebut juga membuka peluang bagi perangkat lain yang tidak dikenal untuk mencoba melakukan koneksi.

Dengan adanya kerentanan yang saat ini telah ditemukan, pengaturan tersebut sebaiknya dihindari demi menjaga keamanan perangkat dan privasi pengguna.

Â