Motorola Ogah-ogahan Kasih Pembaruan Perangkat Lunak, Ini Buktinya

Sudah terbukti dari peluncuran ponsel Motorola yang diketahui lambat dalam memberikan pembaruan. Simak untuk tahu selengkapnya.

Diterbitkan 18 Juli 2026, 11:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Motorola dinilai buruk dalam memberikan pembaruan perangkat lunak, terbukti dari versi Android terbaru yang tertunda hingga berbulan-bulan. Ditambah, perangkatnya seringkali hanya mendapat dukungan biasa.

Bahkan tidak membaik, sebagaimana pada peluncuran produk terbaru mereka terlihat membingungkan mengenai pemberitahuan pembaruan yang tidak dapat dipahami.

Motorola Edge 70 Max dilengkapi pengisi daya nirkabel magnet (Qi2). Disebutkan magnet tersebut yang membuat ponsel seharga USD 700 atau setara dengan Rp 12,5 juta itu menjadi menarik.

Mengutip 9to5Google, Sabtu (18/7/2026), di situs web Motorola Inggris menyebutkan Edge 70 Max dijanjikan akan mendapat pembaruan keamanan hingga 2031, dengan pembaruan OS hingga 3 tahun. Pembaruan ini tergolong standar jika dibandingkan perangkat dari Google dan Samsung.

Namun, terdapat footnote yang menyatakan dua peningkatan OS dan pembaruan keamanan hingga 3 tahun terhitung sejak tanggal peluncuran global. Hal ini bertolak belakang dengan keterangan sebelumnya.

Tiga tahun pembaruan OS bagi sebagian besar Android berarti tiga kali peningkatan OS, namun, Motorola berbeda. Sementara itu, ketentuan “tiga tahun pembaruan keamanan mulai sejak tanggal peluncuran global” bertentangan dengan tanggal Juli 2031 yang disebutkan sebelumnya.

Mungkin saja Motorola hanya menyalin informasi dari wilayah lain, karena footnote menyebutkan kebijakan ini berbeda-beda tergantung wilayah. Terbukti dari informasi produk Edge 70 Max di wilayah lain tidak mencantumkan tahun 2031.

Bukti Kelambatan Lainnya

Di Swedia, Motorola hanya menjanjikan pembaruan OS dan keamanan selama tiga tahun. Kemungkinan hal ini karena pemilihan kalimatnya kurang tepat. Namun, masih terdapat kebingungan lainnya.

GSMArena menyoroti tidak adanya konsistensi pada perangkat ini. Pada label resmi EPREL Uni Eropa, menyatakan pembaruan disediakan selama tujuh tahun.

Masalah serupa ditemukan pada ponsel flagship Motorola, Razr 70 Series. Selain Motorola Signature dan Razr Fold, di mana keduanya dijanjikan mendapat pembaruan OS dan keamanan selama tujuh tahun, tidak ada kepastian pembaruan pada lini Motorola lainnya.

 

Pengguna Jangan Berharap Banyak

Masalah ini sudah berlangsung cukup lama, namun, puncaknya ada di Edge 70 Max. Sebagai pengingat, disebutkan ketika membeli ponsel Motorola, jangan berharap banyak. Motorola yang memberikan apa adanya, sangat berbeda jika dibandingkan brand Android lain yang justru memberikan pembaruan jangka panjang.

Tidak hanya karena Motorola buruk dalam memberikan pemberitahuan pembaruan perangkat lunak, tetapi perusahaan juga sangat lambat dalam memberikan pembaruan.

Tahun kemarin, ketika ponsel lipat Razr meluncur, hanya mendapat Android 16 pada Februari dan merupakan peningkatan besar dibanding dua generasi ponsel lipat sebelumnya. Di mana ponsel lamanya baru mendapat pembaruan setelah peluncuran resmi ponsel berikutnya.