Sukses

Rencana Menkominfo Johnny G. Plate, Tambah Jumlah Unicorn dan Decacorn

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika di Kabinet Indonesia Maju, Johnny G. Plate, mengatakan dirinya sudah menyiapkan sejumlah rencana dalam masa kepemimpinannya selama lima tahun ke depan.

Salah satu yang target yang dicanangkannya adalah Indonesia harus mampu menghasilkan lebih banyak unicorn. Bukan tidak mungkin, Indonesia mampu menambah jumlah decacorn dan mencetak startup dengan nilai USD 100 miliar.

"Indonesia harus mampu menghasikan lebih banyak unicorn, lebih banyak decacorn, dan kalau bisa kita punya startup dengan skala 100 miliar dollar ya," tuturnya ditemui usai serah terima jabatan di kantor Kemkominfo, Rabu (23/10/2019).

Untuk itu, menurut Johnny, Kemkominfo akan berperan sebagai regulator sekaligus fasilitator. Dengan cara itu, Kemkominfo akan dapat mempercepat kesempatan bagi pelaku di bidang digital.

"Peran regulator adalah dapat juga menjadi fasilitator seperti yang tadi disampaikan, untuk mempercepat kesempatan di dunia digital yang menjadi tempatnya selancar generasi milenial. Untuk itu, kita tentu perlu regulasi-regulasi yang memungkinkan selancar itu dilakukan," tuturnya lebih lanjut.

 

2 dari 2 halaman

Berkonsultasi dengan Para Ahli

Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate  tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019). Mengenakan kemeja putih sama dengan tokoh lain yang sebelumnya hadir. Johnny tak berkomentar banyak dan langsung masuk ke Istana untuk bertemu Jokowi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Johnny juga mengatakan akan berkonsultasi dengan para ahli untuk menawarkan kemudahan bagi para pelaku di dunia digital.

Sebelumnya, politisi dari Partai Nasional Demokrat ini memang menyebut akan melanjutkan program-program yang sebelumnya sudah ada di era kepemimpinan Rudiantara.

"Ini bukan periode awal, tapi lanjutan. Jadi, saya tidak perlu ditanya program seratus hari atau seribu hari, tapi kontinuitas program yang sudah dibangun. Hal-hal yang harus ditindaklanjuti termasuk hal yang harus dilakukan penyesuaian untuk kepentingan di masa kini dan di masa depan," ujar Johnny.

(Dam/Ysl)

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Facebook Siap Patuhi Regulasi Indonesia soal Layanan Digital
Artikel Selanjutnya
Menkominfo Terus Pantau Kasus Peretasan WhatsApp Lewat Spyware Buatan Israel