KAI Bongkar 95 Bangunan di Jalur Pasar Senen

Dalam penataan tersebut, 183 warga dari 57 kepala keluarga direlokasi ke Hunian Senen.

Diterbitkan 28 Juni 2026, 20:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • KAI Daop 1 Jakarta menertibkan bangunan liar di jalur Stasiun Pasar Senen–Pasar Gaplok.
  • Penertiban ini untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan mengembalikan fungsi jalur.
  • 38 lapak dan 57 bangunan ditertibkan, 57 KK direlokasi ke Hunian Senen.

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta membongkar bangunan liar yang berdiri di sepanjang petak jalan Stasiun Pasar Senen–Pasar Gaplok sebagai bagian dari kegiatan bersih lintas dan penertiban kawasan.

Adapun, penertiban dilakukan selama dua hari pada 27-28 Juni 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan, bersih lintas dan penertiban kawasan merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api, khususnya pada area yang memiliki potensi gangguan terhadap operasional.

“Penertiban ini dilakukan untuk memastikan ruang manfaat dan ruang milik jalur kereta api kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Area di sekitar jalur harus tetap steril dari bangunan maupun aktivitas yang dapat membahayakan masyarakat dan mengganggu keselamatan perjalanan kereta api,” kata dia dalam keterangan resmi, Minggu (28/6/2026).

Franoto menyampaikan, kegiatan ini dilakukan sebagai langkah menjaga keselamatan perjalanan kereta api serta mengembalikan fungsi ruang manfaat dan ruang milik jalur kereta api sesuai peruntukannya.

Ia menyebut dalam kegiatan penertiban, KAI Daop 1 Jakarta bersama pemerintah dan unsur terkait melakukan penertiban terhadap bangunan tidak resmi serta aktivitas yang berada di sekitar jalur kereta api.

“Penertiban dilakukan terhadap 38 lapak, dan 57 bangunan yang berada di area sekitar jalur serta dilanjutkan dengan pembersihan material hasil penertiban agar kawasan jalur kereta api menjadi lebih steril, tertib, dan aman,” jelas Franoto.

 

57 Kepala Keluarga Direlokasi

Dari kegiatan ini, sebanyak 183 jiwa dari 57 kepala keluarga (KK) yang sebelumnya bermukim di sekitar jalur rel direlokasi ke Hunian Senen yang telah disiapkan pemerintah.

“Proses tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama berbagai pihak agar penataan kawasan dapat berjalan tertib, aman, dan tetap memperhatikan aspek sosial kemasyarakatan,” kata Franoto.

Dia menjelaskan, kegiatan bersih lintas ini tidak hanya berorientasi pada penataan fisik kawasan, tetapi juga menjadi upaya preventif untuk meminimalisasi potensi bahaya di sekitar jalur kereta api, seperti aktivitas masyarakat yang terlalu dekat dengan rel, keberadaan bangunan tidak resmi, maupun benda/material yang dapat mengganggu perjalanan kereta api.

“KAI menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi menjadi kunci agar penataan kawasan perkeretaapian dapat berjalan baik, sekaligus menghadirkan lingkungan yang lebih aman bagi perjalanan kereta api dan masyarakat sekitar,” ucap Franoto.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6