Laba KAI Merosot 74% hingga Juni 2026

KAI mencatat pendapatan naik 6,6% tetapi laba anjlok 74% hingga semester I 2026.

Diterbitkan 03 Agustus 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat kinerja keuangan beragam hingga semester I 2026. KAI membukukan pertumbuhan pendapatan, tetapi laba merosot tajam hingga Juni 2026.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin (3/8/2026), KAI meraup pendapatan Rp 17,95 triliun hingga Juni 2026. Pendapatan itu naik 6,6% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 16,84 triliun.

Pada semester I 2026, pendapatan itu terbesar disumbangkan dari pendapatan angkutan dan usaha lainnya yang mencapai Rp 17,95 triliun. Pendapatan angkutan dan usaha lainnya naik 6,65% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 16,83 triliun. Namun, pada semester I 2026, pendapatan kontruksi tidak ada. Hal ini berbeda dari periode sama tahun yang menyumbang sekitar Rp 8,31 miliar.

Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk merosot 74,12% menjadi Rp 305,37 miliar hingga Juni 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,17 triliun.

Total laba perseroan mencapai Rp 314,03 miliar hingga Juni 2026. Laba tersebut turun 73,49% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,18 triliun.

Beban pokok pendapatan naik tipis 0,33% menjadi Rp 11,16 triliun hingga Juni 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 11,12 triliun.

Laba bruto bertambah 18,80% menjadi Rp 6,79 triliun hingga semester I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,71 triliun.

Beban usaha naik menjadi Rp 2,12 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2 triliun. Sementara itu, laba usaha naik naik 25,79% menjadi Rp 4,66 triliun dari semester I 2025 sebesar Rp 3,70 triliun.

 

Aset KAI

Perseroan meraup penghasilan keuangan turun menjadi Rp 353,44 miliar hingga semester I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 365,08 miliar. Sementara itu, perseroan mencatat rugi bersih entitas asosiasi dan ventura bersama mencapai Rp 2,99 triliun, naik 215,9% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 948,19 miliar.

Beban keuangan naik 10,47% dari Rp 1,25 triliun pada semester I 2025 menjadi Rp 1,38 triliun pada semester I 2026. Selisih kurs untung Rp 235,47 miliar hingga semester I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 23,31 miliar.

Laba per saham dasar turun menjadi Rp 12 hingga 30 Juni 2026 dari semester I 2025 sebesar Rp 49.

Ekuitas perseroan naik menjadi Rp 39,68 triliun hingga 30 Juni 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 32,29 triliun. Liabilitas perseroan turun menajdi Rp 65,10 triliun hingga 30 Juni 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 66,13 triliun. Aset perseroan turun menjadi Rp 104,79 triliun hingga semester I 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 105,42 triliun. KAI mengantongi kas dan setara kas Rp 4,85 triliun hingga 30 Juni 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 6,75 triliun.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6