Sukses

4 Fitur Kamera Andalan di Smartphone 2019

Liputan6.com, Jakarta - Banyak inovasi dari sektor kamera yang diperkenalkan para vendor smartphone pada 2019. Mulai dari kamera beresolusi tinggi hingga triple camera.

Bukan itu saja, beberapa vendor smartphone juga memamerkan teknologi kamera flip dan kemampuan zoom digital yang luar biasa. Yang jelas, fitur fotografi mobile kini tak bisa lagi dipandang sebelah mata.

Oleh karena itu, faktor kamera menjadi sesuatu yang penting untuk ada di smartphone secara standar.

Berikut adalah deretan fitur kamera yang harusnya jadi standar di smartphone keluaran 2019, terlebih lagi di tahun-tahun mendatang. Berikut ulasannya.

1. Modus Malam

Modus malam atau night mode adalah fitur yang dipelopori Google Pixel, Huawei, OnePlus, dan Xiaomi. Fitur ini berbasis pembelajaran mesin serta dipadu dengan lensa dengan bukaan besar.

Akhirnya, beberapa pabrikan juga mengusungnya, seperti Asus, Motorola, dan Samsung. Tentu lebih baik jika modus malam bisa diaplikasikan ke semua lapisan segmentasi smartphone.

 

2 dari 3 halaman

2. Mode Manual

Modus manual atau pro sudah banyak diaplikasikan di smartphone. Kita bisa menemuinya di smartphone Samsung, Oppo, Asus, dan lainnya.

Dengan mode manual, kamu bisa mengatur ISO, eksposur, kecepatan shutter, dan banyak lagi.

3. Hybrid Zoom

Huawei dan Oppo adalah pionir kamera dengan zoom hybrid. Tahun ini, keduanya merilis kamera yang mampu 'nge-zoom' hingga 5x bahkan 10x tanpa membuat kualitas gambar jadi pecah.

Ini adalah fitur berbasis software, sehingga dengan beberapa riset, pengembangan, dan pemantapan aset yang lebih gigih, harusnya setiap smartphone mumpuni untuk mengusung teknologi ini ke depannya.

 

3 dari 3 halaman

4. Kamera Selfie dengan Autofokus

Percaya atau tidak, tidak semua smartphone papan atas punya fitur autofokus di kamera selfie. Hal ini membuat beberapa di antaranya hanya sekadar memiliki kamera selfie dengan fokus yang fix.

Hal ini bukan merupakan ide bagus. Seringkali, wajah kamu tak akan fokus ketika berswafoto, entah karena terlalu jauh atau terlalu dekat dalam menggenggam smartphone.

Ini berlaku juga ketika foto beramai-ramai dan salah satu teman kamu buram.

Reporter: Indra Cahya

Sumber: Merdeka.com

Tragedi Kabut Asap
Loading
Artikel Selanjutnya
Peta Sawit Bakal Rampung Tahun Ini
Artikel Selanjutnya
Pemerintah Tak Ajak Esemka Ikut Pameran Hannover Messe 2020