Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah kembali menunda penetapan biaya interkoneksi lintas operator (off-net). Artinya, saat ini operator masih memakai skema biaya lama Rp 250, dan belum diturunkan menjadi Rp 204.Â
Dalam keterangan resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika beberapa waktu lalu, besaran biaya interkoneksi baru akan diverifikasi oleh lembaga independen. Hasilnya akan diumumkan paling lambat tiga bulan ke depan terhitung sejak 2 November. Â
Kepada tim Tekno Liputan6.com, Kamis (3/11/20016) kemarin, M Danny Buldansyah, Wakil Presiden Direktur Tri Indonesia berharap agar pemerintah dapat memanfaatkan waktu tiga bulan untuk melakukan evaluasi sebaik mungkin.Â
"Pastinya kami cukup kecewa, namun kami selalu mendukung keputusan pemerintah. Yang lebih penting adalah evaluasi selama tiga bulan tersebut dapat dijalankan sebaik mungkin," ungkap Danny.Â
Dengan menunjuk konsultan internasional independen untuk evaluasi ini, ia berharap agar tidak ada konflik kepentingan dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.Â
Sementara Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mendesak pemerintah agar segera memutuskan penetapan biaya interkoneksi secepatnya. Dengan begitu, pihaknya juga dapat segera menetapkan harga ritel untuk pelanggan.Â
"Daripada digantung, keputusannya lebih cepat lebih baik. Kami bisa segera membuat business plan untuk harga ritel. Sekarang kami belum tetapkan harga ritel karena masih menunggu keputusan pemerintah," ujar Dian beberapa waktu lalu.Â
Menurut kedua operator, biaya interkoneksi Rp 204 sebetulnya masih jauh dari ekspetasinya. Tri sendiri ingin biaya interkoneksinya dapat turun menjadi sekitar Rp 125-130, sedangkan XL menjadi Rp 65.
(Cas/Isk)
Penetapan Biaya Interkoneksi Ditunda Lagi, Tri dan Indosat Kecewa
Operator telekomunikasi Tri dan Indosat mengaku cukup kecewa dengan keputusan penundaan biaya interkoneksi hingga tiga bulan ke depan.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1061904/original/075548400_1448016359-ilustrasi_jaringan_telekomunikasi_memancar_dari_tower_-_redmondpie.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya18 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
- Dari Sampah Jadi Green Jobs, TPS3R Guwosari Ciptakan Peluang Ekonomi Warga6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
- Sampah Serang Raya Bakal Diubah Jadi Listrik6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
- Kolaborasi Lintas Negara Jadi Kunci Hadapi Krisis Iklim di Asia Tenggara1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
- Kisah M A Hasibuan Dampingi UMKM Naik Kelas, Medan Berlumpur Tak jadi Penghalang1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
- Mangrove Berperan Jaga Pesisir dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5629728/original/027803900_1778227032-cek_fakta_-_pendamping_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4047359/original/024125100_1654749561-razia-Pajak-STNK-ARBAS-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518693/original/087920200_1772516344-BLT_Ibu_Hamil_-_klaim_facebook.jpg)