Aulia Sarah Ungkap 3 Transformasi Karakternya di Film Pirunduk, Terakhir Selalu Basah-basahan

Aulia Sarah menyebut karakter Siti di film Pirunduk adalah peran paling menantang dalam kariernya.

Diterbitkan 25 September 2026, 14:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Ini adalah film yang paling challenging yang pernah aku terima karena karakter Siti itu banyak banget layer-nya, terus dimensi background karakternya itu sangat banyak sekali. Bayangin aku harus belajar bahasa Banjar, aku harus belajar bagaimana caranya membawa kapal jukung di tengah sungai yang di mana seorang Aulia tidak bisa berenang ya," tutur Aulia.

Urban Legend dari Kalimantan

Produser sekaligus penulis skenario Budi Ismanto mengungkap film Pirunduk terinspirasi dari urban legend yang didengarnya sejak kecil di kampung halaman, Kalimantan Selatan. Praktik ilmu tersebut disebutnya masih diyakini sebagian masyarakat hingga kini, khususnya di daerah hulu sungai.

"Pirunduk ini bisa dikatakan sebagai mitos atau legenda, tapi dalam dunia nyata masih terjadi di daerah kami, Kalimantan Selatan. Ilmu Pirunduk itu sudah lama ada, dan sampai saat ini sebagian masih ada yang mengamalkan, terutama di daerah-daerah hulu sungai," ungkap Budi dalam keterangan tertulisnya. 

Sementara sutradara Billy Christian menyebut Pirunduk sebagai film horor paling segar dan berbeda yang pernah digarapnya. Riset mendalam sengaja dilakukan Billy dengan datang langsung ke Kalimantan demi memahami budaya Banjar secara utuh.

"Kan saya bukan orang Banjar, akhirnya saya datang langsung aja ke Kalimantan. Saya saksikan sendiri masyarakatnya bagaimana, makanannya, ketemu dukun lokalnya, mendengar segala sesuatu tentang Kalimantan," ujar Billy.

 

Sinopsis Film Pirunduk

Di sebuah desa terpencil, Siti menikahi juragan Badarudin demi melunasi utang ayahnya, namun justru terjebak dalam rumah tangga yang penuh kekerasan. Kehidupannya yang semakin terpuruk membuat Siti memilih jalan terlarang dengan mempelajari ilmu hitam Pirunduk untuk menundukkan suaminya.

Kekuatan gaib yang diperoleh Siti ternyata membawa konsekuensi besar yang mengancam dirinya, Badarudin, hingga seluruh warga desa.

Yoriko Angeline, Boy Idrus, dan Alam Jaya turut memperkuat jajaran pemain film garapan Billy Christian ini, lengkap dengan nuansa lokal Kalimantan Selatan yang dihadirkan lewat lanskap Sungai Barito dan dialog berbahasa Banjar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan