Trailer Film BAPAK PALING JUJUR Rilis, Andovi da Lopez Sentil soal Korupsi

Trailer BAPAK PALING JUJUR resmi rilis, Andovi da Lopez bicara soal korupsi lewat karakter calon gubernur. Simak fakta filmnya di sini!

Diterbitkan 17 September 2026, 16:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sindiran Tajam soal Korupsi Jadi Sorotan

Selain proses kreatif di balik layar, bagian paling menggelitik dari perbincangan ini muncul saat Andovi ditanya soal dampaknya jika kondisi "tak bisa bohong" seperti Jonas Prakoso benar-benar terjadi pada pejabat di dunia nyata.

"Jikalau semua pejabat-pejabat tidak bisa bohong, yang kebongkar pertama adalah semua masalah korupsi di negara ini. Tapi tidak seperti saya, saya Jonas Prakoso tidak korupsi ya," tutup Andovi disambut tawa.

BAPAK PALING JUJUR Bawa Komedi Sekaligus Satire Politik

Pernyataan satire tersebut sejalan dengan visi besar Fajar Nugros yang ingin menghadirkan komedi sekaligus refleksi tajam terhadap dunia politik lewat cerita yang sebelumnya sukses di dua negara lain. BAPAK PALING JUJUR sendiri merupakan adaptasi dari film Korea Selatan Honest Candidate (2020) yang diadaptasi dari film Brasil O Candidato Honesto (2014).

Di balik layar, Produser Aoura Lovenson Chandra mengaku pusing menyusun trailer lantaran begitu banyak kekacauan lucu yang dialami Jonas akibat kejujuran tanpa remnya.

"Kami harus memilih dari begitu banyak kekacauan yang dialami Jonas. Kalau semuanya dimasukkan, bisa-bisa trailernya lebih panjang dari filmnya, hahaha," katanya.

Deretan Pemain BAPAK PALING JUJUR Lengkapi Cerita

Selain Andovi da Lopez, film ini turut dibintangi Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, Elwina (CeritaIbun), Mieke Shahir, dan David Nurbianto. Trailer dan poster terbaru dapat disaksikan lewat akun media sosial Bapak Paling Jujur, Cahaya Pictures, dan Studio Antelope.

BAPAK PALING JUJUR mengisahkan Jonas Prakoso, calon gubernur jago pencitraan yang mendadak kehilangan kemampuan berbohong akibat kutukan neneknya, hingga memicu deretan kekacauan yang menyeret urusan kampanye sampai kehidupan pribadinya. Film ini tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Oktober 2026.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Renisya Satya PutriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan