Profil Jonatan Christie, Lengkap dengan Agama dan Prestasi

Simak profil lengkap Jonatan Christie, mulai dari agama, prestasi, hingga keikutsertaannya membela Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Diterbitkan 09 September 2026, 15:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Puncak pencapaian Jonatan datang pada 2018, ketika ia berhasil meraih medali emas tunggal putra Asian Games 2018 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, setelah mengalahkan wakil Taiwan, Chou Tien-chen, di partai final. Kemenangan ini bahkan melahirkan momen selebrasi ikonik berupa aksi buka baju yang viral secara global. Selain itu, Jonatan juga tercatat meraih medali emas SEA Games 2017 di Malaysia, serta sempat menduduki peringkat delapan dunia dalam kariernya.

Atas dedikasi dan prestasinya di usia muda, Jonatan pernah dianugerahi penghargaan Satya Lencana oleh Presiden RI ke-5, Susilo Bambang Yudhoyono, pada 2009.

 

Kembali Membela Indonesia di Asian Games 2026

Meski saat ini berstatus sebagai atlet nonpelatnas, Jonatan Christie kembali dipercaya PP PBSI untuk membela Indonesia di Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Keikutsertaannya ini menjadi salah satu kabar paling dinantikan para pecinta bulutangkis Tanah Air, mengingat statusnya sebagai juara bertahan Asian Games kategori tunggal putra sejak 2018.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, mengungkapkan bahwa keputusan merangkul pemain nonpelatnas seperti Jonatan merupakan bagian dari strategi menggabungkan kekuatan terbaik untuk mengoptimalkan hasil di Asian Games 2026. Kehadiran Jonatan diyakini akan memberikan suntikan moril dan pengalaman berharga bagi skuad muda Indonesia, yang tahun ini didominasi 13 pemain yang akan menjalani debut Asian Games untuk pertama kalinya.

Pada ajang ini, Jonatan akan tampil di nomor beregu putra bersama sembilan pemain lain, sebelum kemudian beralih fokus ke nomor tunggal perseorangan bersama Alwi Farhan. Nomor beregu bulutangkis dijadwalkan berlangsung pada 20-24 September, sementara nomor perseorangan akan digelar pada 25-29 September 2026, dengan Indonesia menargetkan raihan medali emas di kategori beregu putra.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Guntur MerdekawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan