Film Horor Hajatan Setan Siap Teror Bioskop, Ari Irham dan Asri Welas Ungkap Sisi Gelap Tradisi Desa

Film Horor Hajatan Setan mengisahkan sebuah desa di Jawa yang menyimpan misteri dan rahasia turun-temurun.

Diterbitkan 06 Maret 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di kursi penyutradaraan, Bambang Drias berkolaborasi dengan Eko Kristianto, memvisualisasikan bagaimana sebuah kejanggalan demi kejanggalan muncul di tengah masyarakat. Agar teror yang disampaikan bisa masuk ke alam bawah sadar penonton, pendekatan visual dan penceritaan dibuat serealistis mungkin dengan kehidupan masyarakat desa.

Antara Kepercayaan dan Ketakutan

“Kami ingin penonton merasa ini bukan cerita yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Ketika satu desa percaya bahwa pengorbanan adalah bagian dari tradisi, horornya jadi terasa masuk akal, dan justru itu yang menjadi sumber horornya. Hajatan Setan bermain di wilayah itu: antara kepercayaan dan ketakutan,” jelas Eko.

Dengan kombinasi isu stigma sosial, tradisi, dan pengorbanan yang relevan, Hajatan Setan diprediksi akan menjadi tontonan yang tidak hanya menakutkan tetapi juga memicu diskusi. Film ini siap menyajikan pengalaman sinematik yang menggugah rasa ingin tahu penonton tentang batas tipis antara tradisi dan malapetaka.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan