Sepak Terjang 88rising: Kecelakaan Menyenangkan dan Wadah untuk Merayakan Musisi Asia

Terbaru, 88rising memperkenalkan kuartet bernama no na yang keempat membernya berasal dari Indonesia, dan akan debut di jagat musik pada 2 Mei mendatang.

Diterbitkan 30 April 2025, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Penggemar musik mana yang tak kenal 88rising? Perusahaan asal Amerika Serikat ini telah berhasil mencuri perhatian dunia dengan platform musiknya yang unik. Sementara di Indonesia, label ini dikenal luas telah mengorbitkan sejumlah musisi Tanah Air seperti Rich Brian, NIKI, Stephanie Poetri, ke industri musik global.

Terbaru, 88rising memperkenalkan kuartet bernama no na yang keempat membernya berasal dari Indonesia, dan akan debut di jagat musik pada 2 Mei mendatang.

Cerita di balik meroketnya 88rising ternyata terbilang menarik. Semua berawal dari mimpi Sean Miyashiro, salah satu pendirinya, yang membuat wadah untuk musisi asal Asia dan karya-karyanya, dengan memanfaatkan teknologi internet.

"Aku tak tahu seperti apa 88rising nantinya, tetapi menurutku jadinya akan lebih baik daripada yang lain, karena saat itu tak ada yang seperti ini,” tuturnya, seperti dilansir dari Hypebeast.

Ia menambahkan, “Padahal, aku belum pernah merilis rekaman, membantu membuat lagu, mengontrak artis, atau hal-hal seperti itu. Aku hanya mencoba membangun rumah di internet untuk merayakan para kreator Asia yang kusukai."

 Akhirnya, 88rising didirikan pada tahun 2015 oleh Sean Miyashiro dan Jaeson Ma, awalnya dalam bentuk manajemen bernama CXSHXNLY. Beberapa artis yang bergabung paling awal adalah Brian Puspos, Dumbfoundead, Josh Pan, and Okasian.

Kecelakaan yang Menyenangkan

Menariknya, dalam wawancara dengan Billboard yang terbit pada 2024, awalnya 88rising tak diniatkan menjadi sebuah label. Hal ini terjadi secara natural.

“Ini tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi label rekaman. Aku bahkan tak paham distribusi rekaman dan semacamnya. Bahkan sejujurnya, mungkin sampai sekarang,” kata dia.

Namun keinginan untuk menghadirkan platform bagi artis Asia, mendapat sambutan hangat. “Para artis mulai menghubungi kami, lalu berkata, "Kami suka energi ini. Ayo lakukan sesuatu." Menjadi label rekaman adalah sebuah  kecelakaan yang membahagiakan,” kata dia.

Sejumlah artis yang tergabung dalam 88rising antara lain Rich Brian, NIKI, Joji, Jackson Wang, Stephanie Poetri, Bibi, Atarashii Gakko, dan masih banyak lagi.

Head in the Clouds Festival

Nama 88rising makin berkibar setelah memperkenalkan festival musik Heads in the Cloud yang pertama kali dihelat pada 2017. Dalam keterangan tertulis kepada media, 88rising merupakan perusahaan pertama yang meluncurkan festival musik Asia-sentris di Amerika Serikat.

Perusahaan ini juga menjadi yang pertama meluncurkan saluran radio all-Asia di Amerika Utara. Pada 2019, 88rising juga dianugerahi Label of the Year oleh Netease, salah satu musik terbesar platform streaming di Cina.

Nama mereka makin melesat lagi setelah berkolaborasi dengan festival musik kondang Coachella pada 2024 lalu. Sejumlah artis 88rising seperti Jackson Wang dan Atarashii Gakko juga tampil dalam panggung musik kenamaan ini.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Di Balik Naura Ayu, Ada Keluarga Dongeng yang Selalu Hadir di Perjalanan Kariernya

Ratnaning Asih, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan