Agensi Kim Soo Hyun Bantah Tuduhan Artisnya Kencan dengan Kim Sae Ron, Tuding Adanya Penyebaran Informasi Palsu

Usai Goldmedalist berikan pernyataan mengenai rumor artisnya, Youtuber HoverLab Inc memberikan balasan yang berupa sindiran sarkatis atas ketidakhadiran Kim Soo Hyun di pemakaman Kim Sae Ron pada Februari 2025 lalu.

Diterbitkan 11 Maret 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Keputusan keluarga untuk angkat bicara membuat tuduhan tersebut terdengar lebih kredibel daripada rumor sebelumnya. Minat publik pun meningkat pesat, bukan karena saluran YouTube itu sendiri yang sering dikritik karena sensasionalisme tetapi karena keterlibatan kerabat Kim Sae Ron.

Kasus DUI Kim Sae Ron

Aktris Kim Sae Ron terancam didenda hingga 20 juta won karena kasus driving under influence (DUI) atau menyetir sambil mabuk pada tahun 2022 lalu. Insiden kasus Kim Sae Ron itu terjadi di area Gangnam. 

Sejumlah fasilitas rusak akibat insiden tersebut dan Kim Sae Ron sempat berusaha kabur. Setelah dihentikan polisi, Kim Sae Ron sempat menolak tes untuk mengetahui kadar alkohol. Ia pun akhirnya minta maaf via Instagram atas kecelakaan yang terjadi. 

Pada kasus ini Kim Sae Ron melakukan pekerjaan paruh waktu di sebuah kafe untuk untuk menutupi biaya kompensasi, uang penyelesaian, dan hukuman atas kontrak iklan yang harus dia tanggung. Hal ini menjadikannya mengalami masalah finansial dan vakum dari aktivitas selebritinya. 

Tanggapan Youtuber HoverLab Inc

Menanggapi ancaman GoldMedalist untuk mengambil tindakan hukum, Hoverlab membalas dengan ejekan. Saluran tersebut menuduh Kim Soo Hyun mencoba mengintimidasi keluarga yang berduka dan bahkan merujuk pada gugatan hukum sebelumnya yang melibatkan selebritas.

Hal ini semakin memanas ditambah dengan sindiran sarkastis tentang ketidakhadiran Kim Soo Hyun di pemakaman Kim Sae Ron: "Bahkan aktor Won Bin pun hadir. Kenapa kamu tidak? Apa kamu tidak tahu bagaimana bersikap seperti manusia yang baik?"

Kasus ini menyoroti fakta yang tidak mengenakkan tentang lingkungan media saat ini. Begitu klaim disiarkan, namun  tanpa bukti, klaim tersebut dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat dipulihkan.

Dan dalam kasus ini, di mana terdakwa masih hidup tetapi korban yang diduga tidak dapat berbicara lagi, konsekuensinya sangat berat.

Para pengamat menilai, hal ini bukan lagi isu yang bisa dianggap remeh. Keterlibatan keluarga yang ditinggalkan membuat kontroversi ini menjadi semakin berat dan tidak bisa dikesampingkan. Seperti yang ditulis salah seorang netizen, "Kalau memang benar itu bohong, buktikan dengan jelas, karena ini bisa menghancurkan hidup seseorang."

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Rahmadina Sundari, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan