Ikon Musik R&B Era 1970-an, Roberta Flack Meninggal di Usia 88 Tahun

Penyanyi lawas Roberta Flack yang melesat ke puncak ketenaran di awal 1970-an berkat lagu pemenang Grammy, "The First Time Ever I Saw Your Face" dan "Killing Me Softly With His Song", meninggal dunia pada 24 Februari 2025.

Diperbarui 25 Februari 2025, 09:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meski popularitasnya redup pada akhir 1970-an, Flack terus berkarya hingga dekade 2000-an. Album terakhirnya, Let It Be Roberta, merupakan album penghormatannya kepada The Beatles yang dirilis pada 2012.

Kehidupan Roberta Flack

Roberta Flack lahir di Black Mountain, Carolina Utara, dari keluarga yang mencintai musik. Sejak kecil, ia terinspirasi musik gospel Mahalia Jackson dan Sam Cooke.

Roberta Flack mulai belajar piano pada usia sembilan tahun dan dikenal sebagai anak ajaib dalam bidang musik. Pada usia 15 tahun, ia diterima di Universitas Howard di Washington, D.C., dengan beasiswa penuh.

Namun, pendidikan Roberta Flack terhenti akibat kematian sang ayah. Ia kemudian mengajar di Carolina Utara dan Washington, D.C., sambil tampil di berbagai klub malam.

Penampilannya di klub Mr. Henry’s menarik perhatian pianis jazz Les McCann, yang saat itu naik daun di label Atlantic Records. McCann memperkenalkan Roberta Flack ke label tersebut, yang kemudian mengontraknya pada 1968.

 

Momen Terobosan dan Pencapaian Besar

Album debut Roberta Flack, First Take, yang diproduseri Joel Dorn, dirilis pada 1969 namun kurang mendapat perhatian. Ketika "The First Time Ever I Saw Your Face" dipilih Clint Eastwood sebagai latar untuk adegan cinta dalam Play Misty for Me, lagu tersebut langsung menjadi hit besar.

Sebelum lagu itu sukses, Roberta Flack sudah mencatatkan namanya di tangga lagu R&B dengan lagu "You’ve Got a Friend" (versi James Taylor) yang menempati posisi kedelapan.

Namun, "The First Time Ever I Saw Your Face" membawa popularitasnya ke level baru dengan merajai tangga lagu pop dan mendorong album First Take menduduki peringkat satu selama lima minggu. Lagu tersebut kemudian memenangkan Grammy Award sebagai Record of the Year pada 1973.

Hampir bersamaan, duet Roberta Flack dengan Hathaway, "Where Is the Love", juga sukses besar dengan menduduki peringkat satu tangga lagu R&B dan peringkat lima di tangga lagu pop.

Lagu ini memenangkan Grammy Award untuk Best Pop Vocal Performance by a Duo or Group pada 1973 dan membawa album Roberta Flack & Donny Hathaway ke posisi tiga tangga lagu pop.

 

Puncak Kejayaan

Puncak kejayaannya datang dengan "Killing Me Softly With His Song". Lagu yang ditulis Charles Fox dan Norman Gimbel ini terinspirasi dari reaksi penyanyi Lori Lieberman terhadap penampilan Don McLean.

Lieberman merekam lagu ini pada 1971, tapi tidak berhasil masuk tangga lagu. Roberta Flack yang mendengar lagu itu saat dalam penerbangan ke New York, segera memutuskan untuk merekamnya.

Dengan produksi dari Dorn, versi Roberta Flack melejit ke puncak tangga lagu pop dan menduduki posisi kedua di tangga lagu R&B pada awal 1973. Album Killing Me Softly mencapai posisi tiga di tangga lagu dan meraih sertifikasi double platinum.

Lagu ini menang Grammy Award untuk Record of the Year dan Best Female Pop Vocal Performance pada 1974, serta masuk ke Grammy Hall of Fame pada 1999. Versi "Killing Me Softly" yang dibawakan oleh Fugees pada 1996, dengan vokal Lauryn Hill, juga sukses dan menduduki puncak tangga lagu R&B.

Sepeninggal Roberta Flack, warisan musiknya akan terus dikenang sebagai salah satu penyanyi yang paling berpengaruh dalam sejarah pop dan R&B.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan