Konspirasi di Balik Munculnya Band Klaatu, Sempat Disangka The Beatles yang Menyamar pada Tahun 1976 karena Adanya Kemiripan

Bertahun-tahun setelah bubarnya The Beatles, muncul satu band asal Kanada bernama Klaatu yang musiknya dianggap mirip, bahkan disangka para personel Beatles yang menyamar.

Diperbarui 04 Desember 2024, 17:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Beberapa faktor membuatnya yakin untuk menyebarkan rumor bahwa Klaatu adalah personel The Beatles. Mulai dari nama bandnya yang mirip dengan nama karakter alien di film klasik The Day the Earth Stood Still (1951). Lalu, gambar mirip karakter Klaatu juga ada di sampul album solo Ringo Starr yang keempat, Goodnight Vienna.

Selain itu, Steve Smith juga memperhatikan kesamaan komposisi musik Klaatu dengan lagu-lagu berirama psychedelic milik The Beatles. Entah bagaimana, Steve yang tak pernah menjadi reporter atau kritikus musik, berhasil membuat redaksi surat kabar tempatnya bekerja meloloskan tulisannya yang menggiring opini publik bahwa Klaatu adalah The Beatles.

Munculnya Isu Konspirasi Klaatu

Dari situlah muncul isu "konspirasi Klaatu" yang sempat menyebar di penjuru dunia. Seorang penggemar asal Australie sempat menerbitkan buklet berwarna 34 halaman. Perwakilan eksekutif Capital Records Canada sebagai label yang menaungi Klaatu, bahkan menolak untuk mengonfirmasi maupun menyangkal.

Steve Smith menyampaikan dalam wawancara bersama Mark Hershberger pada tahun 1997, bahwa pihak label seolah sedang menikmati permainan publisitas yang melibatkan dirinya ini.

Namun mengutip WOAS FM pada 1998, artikel yang ditulis oleh Ken Raisanen menyebut bahwa Steve Smith sebenarnya mengatakan bahwa ia memiliki empat kesimpulan mengenai Klaatu: "1) The Beatles. 2) Sepasang anggota The Beatles dengan orang lain. 3) Band yang didukung Beatles. 4) Band yang sama sekali tidak dikenal tetapi cerdik dan berbakat." Namun hal itu dianggap sebagai cara Steve Smith untuk bermain aman.

 

Tanggapan Klaatu

Pemain bass Klaatu, Jon Woloshuck, sempat menyampaikan kepada majalah Goldmine pada tahun 2013, bahwa salah satu alasan mereka menciptakan suasana misterius lantaran hal itu merupakan cara mereka agar tak berlinang popularitas. "Kami hanya tiga orang dari Toronto." Mereka hanya ingin berbicara sendiri lewat musik tanpa seorang pun tahu siapa jati diri mereka.

Lucunya, mereka sempat geli dan tertawa dengan adanya rumor The Beatles itu. "Kami terkejut," ujar pemain drum Terry Draper, namun mereka tidak terlalu memikirkannya saat itu. "Kami semua adalah penggemar berat Beatles, dan kami berharap mereka akan bersatu kembali. Saat itu, gagasan tentang Beatles yang bersatu kembali sama sekali tidak mengada-ada," sambungnya.

Sementara itu, sang gitaris, blak-blakan perihal kerugian yang mereka dapat. "Desas-desus itu merugikan kami. Desas-desus itu membuat kami diperhatikan, yang merupakan hal yang hebat, tetapi juga menyebabkan situasi di mana kami tidak pernah bisa memenuhi harapan," kata Dee Long.

 

Fakta Bukan The Beatles

Sebelum konspirasi Klaatu muncul, sebenarnya ada bukti yang menunjukkan bahwa Klaatu sebenarnya merupakan 'band yang tak dikenal namun cerdik'. Karakter musik asli mereka ada dalam lagu "California Jam" yang pernah dibawakan pada salah satu episode Music Machine milik Keith Hampshire di stasiun CBC dua tahun sebelum debut album, tepatnya tahun 1974.

Namun band ini berupaya untuk menyembunyikan identitas mereka. Sikap ini mungkin bisa dianggap lazim. Namun, Klaatu tidak bermaksud untuk meniru The Beatles, seperti disampaikan dalam majalah Goldmine.

Mereka berusaha untuk membuat musik yang setara dengan band-band progresif akhir tahun 1960-an seperti King Crimson hingga The Moody Blues yang lebih jelas dalam meniru The Beatles, entah diakui sendiri atau tidak.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan