Inspiratif Bak Influencer, Kisah Kesuksesan Muhammad Bahtera Fajri Bangun Toko Sendiri yang Terinspirasi dari Hobi Nge-Game

Muhammad Bahtera Fajri yang terlahir dari orang tua dengan kehidupan cukup sederhana dan tak pernah bergelimang harta, kini telah bangkit dan sukses membangun karier sebagai entrepreneur bak influencer di dunia game.

Diperbarui 23 Agustus 2023, 13:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Hal yang didambakan setiap orang adalah kesuksesan yang bisa didapat dengan tidak mudah putus asa. Muhammad Bahtera Fajri atau akrab disapa Fajri, seorang pria berusia 25 tahun, telah sukses melaluinya.

Bahkan, Muhammad Bahtera Fajri yang terlahir dari orang tua dengan kehidupan cukup sederhana dan tidak pernah bergelimang harta, telah sukses membangun karier menjadi entrepreneur.

"Saya waktu kecil bercukupan, semua selalu ada sampai harus tinggal berdua dengan mamah," kata pria asal Jakarta ini.

Saat akan menginjak bangku sekolah menengah pertama, Fajri harus pindah bersama ibunya dari Jakarta ke Medan untuk menyambung hidup. Bahkan ketika menginjak bangku SMK, Fajri bersama ibu pernah kesulitan makan hingga harus mengambil beras milik orang lain.

"Makan pun hanya nasi dan garam," katanya.

 

Kondisi Keluarga dan Awal Membuat Channel Sendiri

Fajri mengaku sempat tidak menerima kehadiran bapak tiri dan terus memberontak meminta uang jajan lebih banyak. Bahkan, dia mengancam bila tidak diberi uang jajan lebih banyak tidak sekolah. Namun akhirnya Fajri sadar bahwa orang tuanya banyak mengorbankan apapun asal bisa menghidupi keluarga.

"Tapi setelah masuk kelas 2 SMK saya mulai mikir dengan keadaan. Saya melihat wajah mamah saat tidur dengan keadaan capek untuk mencari uang," katanya.

Hingga saat di SMK kelas 3 dirinya sering ikut game tembak-menembak. Fajri bermain game untuk membayar SPP sekolahnya.

"Saat SMK kelas 3 saya juga berfikir kenapa ikut turnamen. Padahal saya bisa membuatnya dan mungkin dapat uang banyak," ujarnya.

Usai tamat SMK dirinya mulai memberanikan diri membuat channel Bahtera TV di media YouTube, yang selanjutnya akan berkembang menjadi bisnis yang sangat menjanjikan di dunia e-sport.

"Bahtera TV awalnya hanya seorang bocah yang membuat berita tentang e-sport dengan cara mencari berita sendiri dan mengeditnya. Akhirnya saya beranikan diri buat acara tournament dan mengajukan proposal ke beberapa brand yang mana saat ini masuk suatu brand topup game online. Saat itu saya bahagia sekali ada yang mau sponsorin walau enggak ada nama," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan