Sungguh Artsy dan Penuh Sensasi, 5 Film Wong Kar-Wai Ini Wajib Kalian Tonton ya!

Teruntuk kalian yang menjadi penggemar film-film Asia, pasti sudah nggak asing dengan nama Wong Kar-Wai.

OlehFachri
Diterbitkan 19 Juli 2022, 11:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Takeshi Kaneshiro diputuskan oleh pacarnya dan untuk mengenang pacarnya ia membeli nanas kalengan yang kadaluarsa pada tanggal 1 April (tanggal ia putus dengan pacarnya). Sementara itu, Tony Leung ditinggal pergi oleh kekasihnya yang berprofesi sebagai pramugari.

3. Fallen Angels (1995)

Film ini menceritakan bagaimana seorang partner yang nggak pernah ketemu, tapi selalu menjalankan misi dengan tepat. Satu waktu, karena sang wanita menyukai rekan kerjanya, ia pun memberanikan diri mendatanginya. Singkat cerita, mereka akhirnya bertemu.

Tapi, sang wanita hanya menganggap rekannya tersebut sebagai teman pelampiasan kekecewaan saja. Sedih! Itulah kata yang terucap ketika kalian selesai nonton Fallen Angels.

4. Happy Together (1995)

Film ini merupakan sebuah kontradiksi. Gimana nggak, Happy Together itu nggak sepenuhnya bahagia! Yup, kisah yang ada dalam film penuh dengan kekelaman sepasang kekasih sesama jenis bernama Ho Po-Wing yang diperankan oleh Leslie Cheung dengan Yiu-Fai yang diperankan oleh Tony Leung).

Kisah mereka berawal saat berlibur ke Argentina. Mereka mendatangi air terjun raksasa bernama Iguazu. Tapi, selama perjalanan, mereka terus bertengkar dan akhirnya berpisah. Selama di sana, Fai bekerja di sebuah bar karena kehabisan ongkos dan Po selalu membakar api cemburu Fai dengan membawa pria lain selama ia bekerja.

5. In The Mood For Love (2000)

Sejak awal kariernya, Wong Kar-Wai dikenal sebagai sutradara dengan teknik pengambilan gambar yang unik dan jalan cerita yang bisa dibilang ngehe. Begitupun juga dengan In The Mood for Love ini. Maggie Cheung dan Tony Leung dikisahkan sebagai sepasang kekasih yang saling berselingkuh.

Mereka saling mengetahui satu sama lain dan seiring berjalannya waktu mereka mencoba memberikan kesempatan sekali lagi untuk sama-sama saling jatuh cinta. In The Mood for Love ini muncul di era konservatif yang menggambarkan apapun hubungan yang terjadi pada protagonis akan menarik perhatian sekaligus kecaman.

Cheung dan Leung sama-sama tahu, kebersamaan akan merusak kebahagian mereka, tapi berpisah juga akan sama menyedihkannya. Jadi, mereka mencoba untuk tetap bersama dan menampilkan kekuatan koneksi di antara mereka.

Lima karya dari Wong Kar-Wai tersebut bisa kalian tonton di streaming legal ya! Dan juga, beberapa film garapannya itu sudah mengalami peningkatan secara visual lho!

Ketika kalian tonton Chungking Express yang dirilis pada tahun 1994, diikuti dengan Fallen Angels satu tahun berikutnya, dan Happy Together tiga tahun berikutnya, In the Mood of Love rilisan tahun 2000, kalian bisa menikmati pengalaman menonton yang berbeda! Jadi tunggu apa lagi? ingin merasakan kerinduan dan rasa sakit yang begitu mendalam? Tonton lima film itu ya!

 

(*)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
FachriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan