Saat God Bless Mengobati Kerinduan Penggemar di Konser Ulang Tahun Ke-48

God Bless menggelar Konser Ulang Tahun ke-48 secara virtual berbayar.

Diterbitkan 01 September 2021, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jangan lagi sebut God Bless sebagai sebuah band. Sebut saja keluarga. Ya, Keluarga God Bless!

Tanggal 5 Mei lalu, "keluarga" itu berulang tahun yang ke-48, hampir setengah abad! Satu usia yang bukan saja matang, tapi juga sudah lebih dari cukup untuk merasakan asam garam kehidupan.

Ini pulalah yang menjadi salah satu latar belakang promotor Rockinlilo untuk membuat sebuah konser virtual berbayar merayakan hari jadi Godbless. "Rentang 48 tahun God Bless Berkarya", demikian tajuk konser ini.

"48 tahun bukan waktu yang singkat dengan prestasinya sebagai salah satu grup musik rock terbaik tanah air yang harus kita hargai dan kita hormati,” ujar Romulo "Lilo" Radjadin, CEO Rockinlilo dalam jumpa pers secara virtual, beberapa waktu lalu.

Lilo, yang juga personel Kla Project, berharap konser ini bisa menjadi blue print atau proyek percontohan konser-konser virtual berbayar selanjutnya.

Maka, jadilah, konser perayaan ulang tahun God Bless yang kini berganggotakan Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (gitar), Donny Fattah (bass), Abadi Soesman (kibor), dan Fajar Satritama (drum) ini digelar Selasa (31/8/2021) malam, dari Indonesia Convention Exhibition, Serpong, Tangsel.

Sebagian dari pendapatan konser ini sendiri akan didonasikan untuk tenaga kesehatan yang saat ini jadi pejuang terdepan dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Di atas panggung megah berukuran 30x20 meter pesta itu digelar. Dengan dukungan pencahayaan dari ratusan lampu dan LED berukuran 18x6 di sisi kiri dan kanan panggung, jelas ini bukan konser biasa.

Kehadiran grup yang sudah menelurkan tujuh album ini di atas panggung, dengan aksi dan gaya khas masing-masing personel, tentu saja menjadi pengobat rindu para penggemar yang sudah lama sekali tidak melihat opa-opa rock n roll ini berjingkrak-jingkrak.

Maklum, selama masa pandemi, hampir dua tahun, God Bless memang belum pernah menggelar konser.

 

Dukungan Musisi Pendukung

Tapi, di pesta ulang tahun ini, God Bless tidak sendirian. Sebelum mereka tampil di atas pentas, terlebih dahulu sejumlah musisi top Indonesia unjuk gigi, membawakan lagu-lagu Godbless sebagai penghargaan kepada sang legenda.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Lilo sendiri menjadi pembuka dengan lagu "Menjilat Matahari", berduet dengan Roy Jeconiah, mantan vokalis Boomerang, setelah sebelumnya berkumandang "Indonesia Raya". Lilo dan Roy diiringi musisi-musisi lainnya, seperti Sandy Andarusman PAS Band (drum), Ivanka Slank (bass), Krisna Prameswara (kibor), Karis Deadsquad (gitar), dan Eet Sjahranie, yang juga mantan gitaris Godbless. Setelah itu muncul Andy /rif dengan lagu dari album solo Ahmad Albar, "Bis Kota". Kali ini di band pengiring ada pergantian personel pada gitar, dengan kehadiran Stevie Item Deadsquad dan Cella Kotak. Setelah itu, "pesta" makin meriah. Sebab, para penampil tampil dari genre yang beragam. Mulai dari Fourtwnty, band pengusung folk music, yang membawakan lagu "Saksi Gitar Tua", Danila Riyadi (Anak Kehidupan), Adi Kla dan Fadly Padi (Panggung Sandiwara), Isyana Sarasvati (Badut Badut Jakarta), Eben-Agung Burger Kill dan Ava Kamila-Lilo (Syair Kehidupan), hingga Deadsquad Feat Krisyanto Jamrud yang membawakan "Srigala Jalanan" versi death metal, dan Teza Sumendra, solois yang dikenal beraliran R&B. Teza membawakan lagu "Gadis Binal" dari album pertama Godbless di tahun 1975, yang jarang sekali dibawakan sang pemilik lagu di panggung-panggung konser. Duet Dul Jaelani dan Tissa Biani juga cukup mencuri perhatian. Pasangan yang sedang dimabuk asmara ini tampak begitu menghayati saat membawakan lagu solo Ahmad Albar, "Sudahlah Aku Pergi" yang dirilis tahun 1993. Selain bernyanyi Dul juga memainkan piano.

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan