Migi Rihasalay Bangun Rumah Joglo Bareng Suami, Ingin Kumpulkan Seniman untuk Berkarya

Migi Rihasalay dan suami menjadikan Rumah Joglo sebagai tempat berkumpulnya para seniman.

Diperbarui 19 Agustus 2021, 14:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Persembahan

Sementara itu, Andrew James yang merupakan pria berkewarganegaraan Australia mengaku bangga mempersembahkan rumah Joglo ini sebagai lokasi seni bagi para seniman ini. Dimana kecintaannya atas Indonesia membawa dirinya kini memperjuangkan statusnya menjadi seorang WNI.  

“Kalau saya bangun di Australia, ini mahal sekali. Saya cinta Indonesia karena disini saya bebas berkarya dan mengekpresikan diri saya. Dan hal itu yang tidak bisa saya dapatkan di Australia sana. Dan ketika saya menikah dengan Migi, saya ingin mempersembahkan sesuatu yang mungkin nantinya bisa dimanfaatkan bagi kebaikan generasi muda Indonesia dalam mengena budaya dan kegamanannya. Salah satunya ya ini lewat rumah Joglo ini. Dan saya saat ini sedang berjuang agar bisa jadi WNI dan ingin mati dan dikubur di Indonesia karena saya sangat cinta Indonesia," ujar Andrew. 

 

Festival Tempe

Sebagai bentuk apresiasinya, perhelatan pertama yang dilakukan di Rumah Joglo adalah menyelenggarakan Festival Tempe. Selain itu, Migi juga akan menggelar program free class bagi anak-anak di sekitar sini dimana lewat program class seperti mendesign, melukis, membuat batik dan pottery dari tanah liat itu Migi ingin menjadikan rumah Joglo nya sebagai ruang berkreasi.  

“Sebagai langkah awal kegaitan yang ada di rumah Joglo ini, aku sama suami persembahkan festival tempe bertajuk Indonesian Tempe Movement 2021 yang akan berisi kegiatan disikusi tentang asal ususl tempe, lomba membuat kreasi tempe dan diskusi tentang bagaimana mengolah tempe bukan hanya sebagai makanan tapi juga beragam produk lainnya," pungkas Migi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan