Sineas Andrew James dan Migi Rihasalay Bakal Garap Film Biopik Tinton Soeprapto

Desainer Migi Rihasalay bersama sang suami, sineas Andrew James mengabarkan akan memproduksi film biopik legenda balap Indonesia, Tinton Soeprapto.

Diterbitkan 04 Juli 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Migi Rihasalay dan Andrew James akan memproduksi film biopik legenda balap Tinton Soeprapto.
  • Film ini akan mengisahkan perjuangan kemerdekaan dan perkembangan balap lintas generasi.
  • Riset mendalam tiga tahun dan dukungan Tom Sebastian akan membawa kisah ini mendunia.

Liputan6.com, Jakarta - Desainer kondang Migi Rihasalay bersama sang suami, sineas Andrew James mengabarkan akan memproduksi film biopik tentang legenda balap Indonesia, Tinton Soeprapto. Film yang judulnya masih dirahasiakan ini bakal mengangkat perjalanan berliku Tinton Soeprapto di dunia otomotif dan perjuangan kemerdekaan Indonesia yang menjadi bagian penting dari kisah keluarganya. Film biografi Tinton Soeprapto ini menjadi salah satu pembahasan dalam ajang IMI Awards dan disebut telah melalui riset mendetail selama tiga tahun.

Andrew James mengatakan, film ini menghubungkan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dengan perkembangan dunia balap Indonesia. “Kami di sini untuk bikin film tentang sejarah Pak Tinton dan sejarah balap di Indonesia, karena Pak Tinton represents the struggle for independence,” kata Andrew James kepada awak media di Jakarta, pada Rabu 1 Juli 2026.

Ia membocorkan, riset yang dilakukan tim menemukan fakta dan data bahwa ayah Tinton Soeprapto, salah satu perwira penting dalam organisasi Pembela Tanah Air (PETA), yang kemudian menjadi bagian dari cikal bakal Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

Latar belakang ini dijadikan fondasi cerita untuk disajikan kepada penonton lintas generasi di bioskop. Film ini akan jadi potret perjuangan dari generasi ke generasi. Sang ayah berkiprah di masa perjuangan kemerdekaan. Tinton Soeprapto membangun dunia balap nasional.

Kini, estafet perjuangan diteruskan Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto. “Kisah epik ini dirancang sedemikian rupa agar penonton dapat melihat kontinuitas perjuangan antar generasi dari ayah ke anak secara emosional,” beri tahu Andrew James.

 

Bersahaja dan Merakyat

Lebih lanjut, Andrew James membocorkan, proyek ini bakal ditopang sutradara sekaligus produser Tom Sebastian. Keterlibatan sineas asal Amerika Serikat itu diharapkan mampu membawa kisah lokal Indonesia kepada dunia.

Tom Sebastian terkesan dengan Tinton Soeprapto yang sederhana, mudah bergaul, dan berdampak besar terhadap perkembangan olahraga otomotif nasional. “Bagi saya, dia orang yang bisa bergaul dengan siapa saja. Dia bersahaja dan merakyat, bukan seorang politisi,” ucap Tom Sebastian.

 

Arsip Sejarah

Naskah telah digodok. Lalu, tim produksi menyiapkan teaser yang telah tiga kali direvisi. Materi tersebut akan digunakan untuk menarik minat investor internasional dan membuka komunikasi dengan pemerintah Indonesia.

Arsip sejarah, termasuk dokumentasi era PETA yang belum pernah dipublikasikan, pun kabarnya telah disiapkan untuk menunjang materi naskah. Sejumlah lokasi syuting film tengah dijajaki.

 

Rencanakan Syuting di Mandalika

Andrew James dan tim telah menapaki Sirkuit Internasional Sentul dan Museum PETA di Bogor, termasuk merencanakan syuting di Mandalika, Lombok, Oktober 2026, bareng Ananda Mikola.

Sebelum diperkenalkan ke publik, keluarga Tinton Soeprapto akan meninjau teaser film ini. “Setelah proses tersebut rampung, teaser akan diluncurkan sebagai awal kampanye publikasi film berskala internasional ini,” pungkasnya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Melani Sidrap Amankan Tiket Final Audition di Debut Dangdut Academy 8

Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan