Sukses

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Dikritik Jadi Ikon PON Papua XX, Putri Indonesia Papua Barat Ini Justru Beri Dukungan

Liputan6.com, Jakarta Nagita Slavina dan Raffi Ahmad ditunjuk sebagai icon untuk pelaksanaan PON Papua XX, mendampingi Boaz Solosa sebagai Duta PON. Penunjukkan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini menuai beragam respons dari berbagai lapisan masyarakat.

Tidak sedikit dari para kalangan selebritis, yang tidak setuju dengan penunjukkan Raffi Ahmad dan Nagita slavina ini sebagai ikon PON Papua XX, salah satunya adalah Arie Kriting. Dua nama itu dianggap kurang merepresentasikan Papua.

Di tengah ramainya kritik untuk Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Putri Indonesia Papua Barat 2015 yaitu Olvah Alhamid muncul memberikan tanggapannya. Ia justru mendukung penunjukkan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dengan beberapa alasan.

 

2 dari 5 halaman

Berhak Jadi Bagian

"Ingat PON adalah PEKAN OLAHRAGA NASIONAL. Sekali lagi, NASIONAL. Siapapun dengan KTP INDONESIA, berhak menjadi bagian kegiatan NASIONAL ini. Salam," tulis Olvah Alhamid menyertai unggahannya pada Kamis (3/6/2021).

 

3 dari 5 halaman

Alasan

Lebih lanjut, ia kemudian menelaah secara sederhana alasan-alasan mengapa ia mendukung pemilihan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Salah satunya, Nagita Slavina dan Raffi Ahmad diyakini dapat menyebarkan informasi secara masif hingga ke kalangan-kalangan yang tak terjangkau pemerintah.

"Apakah ada Orang Asli Papua dengan jumlah pengikut sebanyak @raffinagita1717? TIDAK. Apakah ada Orang Asli Papua yang se-terkenal @raffinagita1717 ? TIDAK," tulisnya.

"Tahukah kalian bahwa lebih banyak orang yang baru tahu tentang PON akan diselenggerakan di Papua dari Raffi & Nagita? Padahal sudah dari tahun 2016 Pemerintah mempersiapkan ini semua. Masa? Iya, itu FAKTA nya," sambungnya.

 

4 dari 5 halaman

Manfaat

Bersamaan dengan itu juga, penunjukkan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sebagai ikon diyakini dapat menyebarkan banyak manfaat bagi warga Papua.

"Bukannya harus nya malah itu adalah HAL BAIK bahwa banyak yang tahu tentang PON 2020/2021 akan diselenggarakan di Papua? Karena akan bantu perekonomian, pariwisata, dll? Mama-Mama punya jualan noken akan laris, jualan pinang akan laris, jualan sayuran & kasbi dll akan laris, pariwisata akan banyak dikunjungi sehingga pemasukan meningkat. Ini semua akan terbantukan APALAGI di zaman Corona ini," bebernya.

 

5 dari 5 halaman

Bijak

Terakhir, ia mengajak masyarakat untuk lebih tenang serta bijak dalam merespons malasah ini.

"Terus MASALAHNYA DIMANA? Apa yang perlu DIPERMASALAHKAN disini? Cobalah lebih tenang, lebih bijak dalam menyikapi ini. Terima kasih juga kepada Kakak @boazsolossa yang dengan bangga menjadi Duta PON 2020/2021. Semangat dan sukses!" tutupnya.