Sukses

Anton Eks Sheila On 7 Ungkap Alasan Sebenarnya Keluar dari Band

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu kabar mengejutkan yang sempat beredar pada 2004 silam adalah keluarnya Anton Widiastanto dari Sheila On 7. Padahal, saat itu band asal Yogyakarta tersebut sedang dalam puncak kesuksesan.

Anton keluar dari Sheila On 7 secara tiba-tiba tanpa ada yang mengetahui alasan sebenarnya. Berbagai rumor pun bertebaran, salah satunya terkait masalah kedisiplinan pria kelahiran 30 Januari 1979 itu.

Alhasil dengan segera, posisi Anton diganti oleh Brian Kresno Putro. Sheila On 7 lantas melanjutkan kariernya di dunia musik tanah air.

2 dari 5 halaman

Nasib Anton

Bagaimana dengan nasib Anton? Ia seakan hilang ditelan bumi dan tak pernah terekspos lagi. Nah, belum lama ini semua misteri seputar keluarnya Anton dari Sheila On 7 akhirnya terungkap.

Hal itu bahkan diungkap sendiri oleh sang drummer dalam kanal Youtube medcom.id.

 

 

 

3 dari 5 halaman

Asal Mula Perpecahan

Pada kesempatan itu, Anton mengenang lagi semua perjalanannya bersama Sheila On 7, mulai dari awal mereka terbentuk, rekaman album pertama, hingga akhirnya muncul perpecahan. Semua permasalahan itu terjadi di sekitar tahun 2004. 

"Album terakhir (Pejantan Tangguh) itu kan kita ada tur di banyak kota, dipotong break bulan puasa, Oktober 2004, habis lebaran baru jalan lagi. Enggak ada jadwal memang waktu break. Dan aku kebetulan menang undian berhadiah nonton Moto GP di Malaysia tahun 2004. Karena aku lihat enggak ada jadwal (tur), berangkatlah aku," kenang Anton.

4 dari 5 halaman

Diminta Mundur Secara Sepihak 

Sepulang dari Malaysia, Anton dipanggil oleh pihak manajemen. Percaya atau tidak, ia dipaksa mundur mendadak tanpa ada diskusi terlebih dahulu sebelumnya. Anton pun kaget bukan main.

"Sudah begitu aku pulang (dari Malaysia), sempat sakit dulu seminggu, demam. Lalu dipanggil ke kantor, disodorin surat pengunduran diri yang aku enggak pernah buat. Jadi di situ suratnya ditulis, 'saya Anton menyatakan mengundurkan diri karena gini gini gini.' Dan di situ dibilang saya berhak menerima pesangon sebesar Rp 15 juta. Ada tulisannya di situ, aku masih ada suratnya," sambung pria berusia 41 tahun ini.

"Pertama, aku enggak pernah bikin surat itu, kedua kalau aku mengundurkan diri ngapain aku minta 15 juta? Kalau aku mau mundur ya sudah mundur saja. Ngapain minta-minta segala? Waktu dipanggil cuma ada si Adam sama manajer di situ," jelasnya lagi.

5 dari 5 halaman

Bak Disambar Petir

Seperti diketahui sebelumnya, sempat ada gosip bermunculan bahwa Anton disebut tidak disiplin karena sering meninggalkan band demi kepentingan komunitas lain. Namun menurut Anton, berita itu sama sekali tidak benar. 

"Jadi waktu itu kayak disambar petir saja. Waduh kok gini ya? Aku juga tiba-tiba jadi sedih gitu, kayak dibanting. Alasannya kok gini? Padahal aku juga enggak melanggar jadwal, maksudnya ada jadwal manggung ya aku manggung. Di luar itu terserah dong. Ya sudah deh, aku orangnya kan tipenya enggak mau debat-debat berkepanjangan," tutup Anton. (Kapanlagi.com)