Sukses

Pembalap MotoGP Panaskan Isu Pencarian Duet Francesco Bagnaia, Banyak yang Pilih Marc Marquez?

Pendamping Francesco Bagnaia di MotoGP 2025 jadi misteri terbesar pada sirkus kuda besi musim ini. Ada tiga nama yang jadi kandidat pendamping Bagnaia di tim pabrikan Ducati musim depan.

Liputan6.com, Jakarta - Pendamping Francesco Bagnaia di MotoGP 2025 jadi misteri terbesar pada sirkus kuda besi musim ini. Ada tiga nama yang jadi kandidat pendamping Bagnaia di tim pabrikan Ducati musim depan.

Pertama Jorge Martin dari tim satelit Prima Pramac Racing. Jadi penantang terbesar Bagnaia pada persaingan 2023, Martin meningkatkan kinerjanya di 2024. Dia memimpin 38 angka atas pesaing terdekat Bagnaia di klasemen sementara musim ini.

Kedua Marc Marquez. Pindah ke Ducati setelah mengalami keterpurukan bersama Honda, juara dunia delapan kali itu langsung cemerlang meski mengendarai motor yang berusia setahun lebih tua. Marquez hanya dua angka di bawah Bagnaia.

Terakhir adalah Bastianini yang tengah menduduki kursi idaman. Dalam ancaman Martin atau Marquez, dia sadar harus meningkatkan kinerja setelah cedera menghantui performanya tahun lalu. Bastianini pun menjawab tantangan dengan mendulang poin serupa seperti Marquez.

General Manager Ducati Luigi Dall'Igna sudah mengakui keputusan sulit menantinya. Rumor menyatakan Ducati bakal menentukan sikap sekitar seri ketujuh yakni MotoGP Italia 2024 di Mugello pada awal Juni.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Jorge Martin Favorit Kalahkan Marc Marquez

Dengan waktu semakin dekat, pembalap MotoGP lain memiliki preferensi masing-masing mengenai duet Bagnaia. Juara dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo mengaku bersyukur bukan menjadi orang yang menentukan sikap.

"Jelas Martin adalah yang tercepat. Namun Marquez dan Bastianini juga bersaing," ujar rider Yamaha itu.

Aleix Espargaro lebih jelas dalam menjatuhkan pilihan. Dia merasa Ducati semestinya tidak perlu bimbang.

"Saya tidak mengerti mengapa angka 89 (nomor Martin) belum berada di motor itu. Apa lagi yang dia harus lakukan. Dia sudah terlibat persaingan gelar tahun lalu bersama tim satelit, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya," ungkapnya.

3 dari 3 halaman

Jawaban Pembalap MotoGP Lain

Seperti apa opini rider-rider lain? Berikut rangkumannya:

Luca Marini: “Marc Marquez!”

Miguel Oliveira: “Memiliki juara dunia delapan kali bersama pemegang dua gelar juara dunia MotoGP jelas merupakan pasangan idaman.”

Pedro Acosta: “Buat saya jelas Martin. Dia paling pantas mendapatkannya dan tengah memimpin klasemen.”

Johann Zarco: “Saya merasa Bastianini bisa bertahan di sana. Buat saya, 100 persen memiliki pembalap Italia di Ducati merupakan langkah masuk akal.”

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.