Devano Gabriel Jadi Grand Champion Anak di Singapore Drum Fest 2019

Devano Gabriel dan para peserta cilik lain dinilai oleh 13 juri yang terdiri dari drummer ternama.

Diterbitkan 20 Januari 2020, 05:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Babak Final

Sebelum ke Singapura, Devano sempat berlatih selama beberapa kali dalam seminggu. Ia baru intens latihan setiap hari menjelang kompetisi.

“Kami berangkat ke Singapura sekitar empat hari untuk ikut semua tahapan kontes,” sebut sang ayah, Ashari Toffani kepada wartawan di Jalan Pangeran Antasari, Balikpapan.

Tak disangka, pada kompetisi internasional pertamanya, Devano berhasil masuk hingga babak final. Total ada 12 orang yang masuk tahapan akhir tersebut. Meski begitu, dia masih tampil baik seperti biasa. “Ada rasa deg-degan,” ucap Devano sambil tersenyum malu.

Selama babak semifinal dan final, Devano menyuguhkan penampilan selama 5 menit. Tantangannya, peserta harus menabuh drum mengikuti partitur atau video yang diujikan. Dewan juri akan menilai dari sisi kemampuan sampai penampilan keseluruhan. Apiknya, permainan drum ini berhasil menaklukkan hati juri.

Menurut dia, kesulitan justru dari semua kompetitor yang memang bermain cukup bagus. “Terutama Taiwan dan Tiongkok terlihat menguasai,” katanya.

Tingkat Nasional

Devano sebelumnya sudah malang melintang mengikuti beragam kontes. “Setahun bisa ikut 5–6 kali lomba,” ujar Devano.

Namun untuk kompetisi tingkat internasional, Devano memang baru kali pertama mencoba di Drum-Off Global 2019. Sementara untuk acara di Tanah Air, ia meraih juara dalam Indonesia Drum & Perkusi Festival (IDP Fest) 2019 di Jakarta.

Juri yang menilai antara lain Magi /RIF, Jelly Tobing, sampai Ikang Fawzi. “Memang suka drum, tidak ada bosan,” kata Devano.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan