Habibie vs. Sukarno di Film, Siapa Lebih Hebat?

Kalau urusannya film, kita boleh membandingkan, mana yang lebih hebat: Habibie di film atau Sukarno di film?

Diterbitkan 04 Januari 2015, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Habibie di Film

Habibie di `Habibie & Ainun`(sutr. Faozan Rizal, 2012)

Hanung Bramantyo juga ikut membidani kelahiran film ini. Namun, ia tak duduk di kursi sutradara. Kursi itu diserahkan pada rekannya, Faozan Rizal.

Faozan dan Hanung kemudian memilih Reza Rahadian sebagai pemeran Habibie. Dilihat dari sudut manapun tentu tak ada kemiripan antara Reza dengan Habibie. Namun, rasanya bukan faktor kemiripan yang ingin dicari sineasnya. Tapi aktor yang mampu berakting sebagai Habibie.

Dan rasanya tak ada yang lebih baik memerankannya selain Reza Rahadian. Saat Reza berakting, yang kita lihat bukan lagi Reza, melaimkan BJ Habibie. Bahasa tubuh, intonasi bicara, sampai ekspresi wajahnya, semuanya persis Habibie. Reza telah menunaikan tugasnya dengan baik lantaran kita mampu melupakan sosoknya yang sama sekali tak mirip Habibie.

Di bioskop, saat edar dulu, Habibie & Ainun berhasil mendatangkan 4.488.889 penonton. Angka ini berjumlah empat kali lipat lebih banyak dari penonton Soekarno: Indonesia Merdeka. Lantas, kenapa jumlah penonton Habibie & Ainun lebih banyak dari Soekarno: Indonesia Merdeka?

Hm, bisa jadi lantaran film Habibie & Ainun lebih mengharu biru ketimbang Soekarno. Film tentang Habibie bukan berfokus pada langkah politik sang presiden, melainkan pada kisah cinta antara Habibie dan istrinya, Ainun (diperankan Bunga Citra Lestari). Penonton terharu saat melihat hanya maut yang memisahkan mereka.

Hal itu tak kita dapat pada sosok Sukarno di film Soekarno: Indonesia Merdeka. Di film, sang proklamator malah menunjukkan sikap yang tak mengundang simpati penonton.(Ade/Feb)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ade Irwansyah, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan