Liputan6.com, Jakarta - PT Bank OCBC NISP Tbk atau OCBC (NISP) mengumumkan pengambilalihan 20% saham PT Great Eastern Life Indonesia (GELI). Pengambilalihan saham Great Eastern Life Indonesia dilakukan sebagai bagian dari pembentukan struktur konglomerasi keuangan grup OCBC di Indonesia.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/7/2026), Bank OCBC NISP menyebutkan, perseroan menerima informasi dari Great Eastern Life Indonesia seiring Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui perubahan kepemilikan GELI pada 28 Juli 2026. Perseroan pun menjadi pemegang saham pengendali GELI.
Seiring hal itu, perseroan mengumumkan rancangan pengambilalihan saham GELI pada 29 Juli 2026. Pada saat pengumuman, seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam GELI dimiliki oleh The Great Eastern Life Assurance Company Limited (GEL) sebanyak 1.052.265.817 saham atau 99,48% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam GELI. Selain itu, PT Han Yang Primatama sebesar 5.501.504 saham atau 0,52% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan atau disetor dalam GELI.
Advertisement
Pengambilalihan itu dilaksanakan melakui perubahan klasifikasi saham GELI dari saham biasa menjadi tiga klasifikasi saham yakni saham seri A, seri BI dan seri C yang mengakibatkan beralihnya pemegang saham pengendali atas GELI.
“Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pengambilalihan tersebut, dan dalam rangka pemenuhan ketentuan POJK PIKK, struktur kepemilikan saham pada GELI akan ditata kembali secara internal sebelum reklasifikasi saham dilakukan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Komposisi Kepemilikan Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5285411/original/035946400_1752672064-Foto_1_-_Gedung_OCBC_Tower.jpg)
Seiring reklasifikasi saham itu, komposisi kepemilikan saham GELI antara lain:
OCBC akan menjadi pemegang saham pengendali dengan jumlah saham sebesar 20%. Saham itu terdiri atas satu saham seri A merupakan saham istimewa untuk mengendalikan, mengonsolidasikan , dan mengambilalih tanggung jawab atas seluruh aktivitas konglomerasi keuangan dari GELI kepada OCBC Indonesia. Hal ini seperti diatur dan didefinisikan antara lain 103.661.197 saham seri B yang merupakan saham biasa GELI yang memiliki hak ekonomi tetapi tidak memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) GELI. Selain itu, 107.892.267 saham seri C yang merupakan saham biasa GELI yang memiliki hak suara dalam RUPS GELI.
Selain itu, GEL menjadi pemegang saham dengan jumlah saham sebesar 80% yang terdiri atas 742.552.659 saham seri B yang merupakan saham biasa GELI yang memiliki hak ekonomi tetapi tidak memiliki hak suara dalam RUPS GELI. Selain itu, 103.661.197 saham seri C yang merupakan saham biasa GELI yang memiliki hak suara dalam RUPS GELI.
Perseroan mengatakan, pengambilihan atas GELI oleh OCBC Indonesia dilakukan sebagai bagian dari langkah pembentukan struktur konglomerasi keuangan grup OCBC di Indonesia untuk mematuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (POJK PIKK). Hal ini seiring OCBC Indonesia berperan sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan operasional dan GELI sebagai anggota konglomerasi keuangan.
GELI juga menyebutkan pengambilalihan sahamnya oleh OCBC Indonesia untuk mendukung pembentukan konglomerasi keuangan OCBC Group di Indonesia sesuai dengan POJK PIKK, di mana OCBC Indonesia bertindak sebagai PIKK.
"Melalui pengambilalihan ini, struktur pengendalian atas GELI diseleraskan dengan kerangka konglomerasi keuangan yang baru, tanpa mengubah pemegang saham pengendali terakhir atau ultimate shareholder geli,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Advertisement
Nilai Transaksi
Seiring rencana pengambilalihan ini, sebelum reklasifikasi diberlakukan, akan dilakukan pengalihan saham secara internal sehingga struktur kepemilikan saham GELI berada pada posisi yang sesuai untuk pelaksanaan reklasifikasi saham.
Selanjutnya, pengambilalihan pengendalian atas GELI dilaksanakan melalui reklasifikasi saham GELI dari saham biasa menjadi tiga klasifikasi saham yakni saham seri A, saham seri B, dan saham seri C yang mengakibatkan perubahan pemegang saham pengendali atas GELI.
Reklasifikasi satu saham menjadi saham seri A memberikan hak pengendalian Istimewa kepada OCBC Indonesia. Berdasarkan hak itu, OCBC Indonesia berwenang untuk mengendalikan dan mengarahkan kebijakan strategis serta pengelolaan GELI. Dengan berlakunya reklasifikasi saham seri A itu, pengendalian atas GELI secara efektif berada pada OCBC Indonesia meskipun OCBC Indonesia tidak menjadi pemegang saham mayoritas berdasarkan jumlah saham.
“Pengambilalihan ini tidak mengakibatkan perubahan pemegang saham pengendali terakhir GELI yang tetap merupakan merupakan Oversea-Chinese Banking Corporation Limited, tetapi menyebabkan perubahan pemegang saham pengendali GELI,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Adapun penentuan harga transaksi yang disepakati antara OCBC Indonesia dan GEL atas 20% saham GELI berbasis penilaian independen. Sesuai dengan laporan KJPP Kusnanto dan Rekan pada 28 Mei 2026, nilai wajar untuk pengalihan 20% saham GELI sebesar Rp 201,98 miliar.
“Nilai itu digunakan oleh OCBC Indonesia sebagai nilai transaksi pengambilalihan saham GELI oleh OCBC Indonesia,” demikian seperti dikutip dalam keterbukaan informasi BEI.
Untuk mengambilalih saham dalam satu kelompok usaha ini, pendanaan akan didanai dari dana internal OCBC Indonesia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310006/original/092233300_1785302392-Screenshot_2026-07-29_104717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309917/original/099505800_1785297828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-29T105932.156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306335/original/075578900_1784874762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T133156.067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5285412/original/045032800_1752672091-Foto_2_-_Gedung_OCBC_Space.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046087/original/088905900_1581323845-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309673/original/049658400_1785236109-saham7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)