Trimegah Tambah Fitur Obligasi di Trima+, Genjot Diversifikasi Portofolio Investor

Manajemen Trimegah Sekuritas Indonesia melihat kebutuhan investor terus berkembang terutama akses berbagai instrumen investasi.

Diterbitkan 28 Juli 2026, 15:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk meluncurkan pembaruan aplikasi investasi digital Trima+ dengan menambahkan fitur transaksi obligasi serta sejumlah penyempurnaan untuk memperluas akses investor terhadap berbagai instrumen investasi dalam satu platform.

Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, Anung Rony Hascaryo, mengatakan pembaruan tersebut dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan investor terhadap platform yang tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga menyediakan beragam instrumen investasi dan informasi pasar.

“Kebutuhan investor terus berkembang. Saat ini mereka tidak hanya membutuhkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga akses terhadap berbagai instrumen investasi dan informasi yang membantu mereka mengambil keputusan investasi,” kata Anung dalam konferensi pers Gedung BEI, Selasa (28/7/2026).

Trima+ kini memungkinkan investor mengakses saham, reksa dana, dan obligasi dalam satu aplikasi. Pembaruan tersebut juga menghadirkan tampilan antarmuka (UI/UX) yang lebih modern, proses pembukaan rekening secara digital (in-app registration), serta fitur pemantauan portofolio dan informasi pasar.

Salah satu fitur utama yang ditambahkan ialah transaksi obligasi, mulai dari obligasi korporasi, Surat Berharga Negara (SBN), hingga obligasi di pasar sekunder. Trimegah mengklaim menjadi perusahaan sekuritas pertama di Indonesia yang menyediakan layanan pembelian IPO obligasi korporasi secara online melalui aplikasi, sekaligus menghadirkan mekanisme bid & offer untuk transaksi obligasi di pasar sekunder.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman investasi yang lebih sederhana, terintegrasi, dan dapat mendukung investor dalam setiap tahap investment journey mereka,” ujar Anung.

 

Partisipasi Investor

Peluncuran fitur obligasi dilakukan di tengah masih rendahnya partisipasi investor pada instrumen tersebut. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal mencapai lebih dari 28,9 juta per Juni 2026, tetapi investor obligasi baru sekitar 5,32% dari total investor.

Sebagai salah satu Primary Dealer dan Mitra Distribusi Surat Berharga Negara, Trimegah mencatat nilai transaksi SBN sekitar Rp 1,2 triliun sepanjang 2025. Selain fitur obligasi, Trima+ juga menyediakan akses IPO saham, data fundamental dan teknikal saham, market insights, serta fitur edukasi untuk mendukung pengambilan keputusan investasi.