Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate ke level 5,75% pada pertemuan 21-22 Juli 2026. Lalu apa dampak BI Rate bertahan di sektor saham properti?
Pengamat pasar modal, Hendra Wardana menuturkan, sektor properti menjadi salah satu sektor yang paling diuntungkan dengan BI Rate bertahan di 5,75%. Ia menilai, suku bunga stabil membuat bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) tidak mengalami kenaikan lanjutan sehingga daya beli masyarakat terhadap rumah tetap terjaga.
"Dari sisi pengembang, biaya pendanaan juga menjadi lebih terkendali sehingga margin usaha dapat dipertahankan. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi penjualan properti untuk terus membaik, terutama pada segmen rumah tapak dan kawasan township yang masih didukung kebutuhan riil masyarakat,” ujar Hendra saat dihubungi Liputan6.com, dikutip Senin, (27/7/2026).
Advertisement
Selain itu, jika tren penurunan suku bunga mulai terjadi pada 2027, ia menilai, sektor properti berpotensi menjadi salah satu sektor yang paling awal menikmati rerating valuasi.
Hal senadai disampaikan Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji. Ia menilai, khusus untuk sektor properti, stabilnya suku bunga membuat bunga KPR relatif tetap kompetitif sehingga dapat menjaga minat masyarakat dalam membeli properti, khususnya segmen rumah tapak dan hunian menengah.
“Selain itu, pengembang juga memperoleh kepastian dalam menyusun strategi bisnis dan pendanaan proyek. Apabila kondisi ekonomi domestik terus membaik, stabilitas suku bunga dapat menjadi fondasi yang mendukung peningkatan penjualan properti secara bertahap,” kata dia.
Akan tetapi, Nafan menuturkan, sektor properti juga tetap dipengaruhi oleh faktor lain antara lain daya beli masyarakat, tingkat pendapatan, insentif pemerintah, serta kecepatan peluncuran proyek baru.
Rekomendasi Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
Untuk pilihan saham di sektor properti, Hendra mempertimbangkan beberapa saham properti yang menarik dicermati. Pertama, ia memilih saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) tetap menjadi pilihan utama. Hal ini karena menurut Hendra, BSDE memiliki landbank yang besar, recurring income yang kuat, serta penjualan prapenjualan (marketing sales) yang masih solid. Secara teknikal, ia menuturkan, BSDE masih berada dalam tren positif dengan rekomendasi trading buuy dan target harga Rp 700.
Selain itu, kedua, Hendra memilih saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Ia menilai, SMRA menarik karena didukung diversifikasi bisnis township, mal, dan properti komersial, dengan rekomendasi trading buy dan target harga Rp 400.
Ketiga, saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), menurut Hendra juga layak diperhatikan karena memiliki pendapatan berulang yang kuat dari pusat perbelanjaan dan perkantoran sehingga mampu menjaga stabilitas kinerja.
“Secara teknikal, PWON juga masih memiliki peluang melanjutkan penguatan dengan rekomendasi trading buy dan target harga Rp 330. Kombinasi fundamental yang membaik, stabilnya biaya pendanaan, serta potensi peningkatan permintaan properti membuat ketiga saham tersebut menjadi pilihan menarik untuk dicermati dalam beberapa waktu ke depan,” tutur Hendra.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421569/original/046140800_1763950258-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-24T082534.482.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)