PYFA Cetak Rekor Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mencatatkan penjualan bersih tertinggi sepanjang sejarah.

Diterbitkan 13 Juni 2026, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) membukukan penjualan bersih sebesar Rp 2,76 triliun, tumbuh 43,7% dibandingkan tahun 2024. Capaian ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perseroan.

Mengutip laporan keuangan Perseroan 2025, PYFA juga mulai menunjukkan perbaikan pada level operasional dengan EBITDA sebesar Rp 203,7 miliar. Lonjakan ini terutama didorong konsolidasi penuh kontribusi Probiotec selama setahun penuh (versus tujuh bulan pada 2024) serta penguatan di seluruh pilar bisnis, dengan layanan Contract Development and ManufacturingOrganization (CDMO) sebagai motor utama pertumbuhan.

Rekor penjualan dan EBITDA yang positif membuktikan bahwa bisnis inti perseroan berjalan kuat yaitu layanan CDMO dan produk farmasi berlisensi tinggi. Hal ini menandai periode akselerasi pertumbuhan dan investasi strategis bagi PYFA.

Dari sisi operasional, setelah integrasi penuh dengan Probiotec Australia, PYFAi telah menyelesaikan proyek investasi strategis besar mulai dari Kemps Creek di Australia hingga Lini 3 di Cikarang yang memperkuat ekosistem dari farmasi menuju ke kesehatan yang komprehensif.

Sepanjang 2025, PYFA menuntaskan rangkaian aksi korporasi dan investasi strategis yang memperkuat rantai ekosistem seperti konsolidasi fasilitas Probiotec di Kemps Creek Australia, penyelesaian dan peresmian fasilitas Lini Produksi 3 (Ethica) di Cikarang, kemitraan strategis dengan perusahaan farmasi Asia Pasifik, dan peluncuran umbrella brand PYFA.

 

 

 

 

Jajaran Komisaris

Sementara itu, dalam RUPST yang digelar perusahaan juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris menyusul pengunduran diri Robby Yulianto selaku Komisaris Utama serta mengangkat Widjanarko Brotosaputro sebagai Komisaris Utama yang baru, mendampingi Maura Linda Sitanggang dan Charles D. Marpaung selaku Komisaris Independen.

Susunan Dewan Komisaris PYFA terbaru:

  • Widjanarko Brotosaputrosebagai Komisaris Utama.
  • Maura Linda Sitanggang sebagai Komisaris Independen.
  • Charles D. Marpaung sebagai Komisaris Independen.

Melalui penguatan tata kelola internal serta kesiapan operasional fasilitas produksi global yang baru, PYFA optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan yang bernilai tambah secara berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.