Liputan6.com, Jakarta - Kinerja pasar modal Indonesia menunjukkan tren yang semakin solid di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat telah tiga kali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap arah kebijakan ekonomi nasional.
Pencapaian bersejarah ini dimulai pada 15 Agustus 2025, ketika IHSG untuk pertama kalinya menembus level 8.017. Momentum penguatan tersebut berlanjut hingga awal 2026. Pada perdagangan Kamis (8/1/2026), IHSG kembali mencetak rekor dengan menembus level psikologis 9.002.
Rekor terbaru kembali tercipta pada perdagangan Kamis (15/1). Pada penutupan perdagangan hari ini, IHSG parkir di level tertinggi baru sepanjang masa, yakni 9.095. Rentetan capaian tersebut mempertegas posisi pasar saham Indonesia sebagai salah satu yang paling atraktif di kawasan.
Advertisement
Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai lonjakan IHSG ini mencerminkan ekspektasi positif masyarakat dan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi nasional ke depan. Menurutnya, pasar modal merespons lebih cepat sinyal perbaikan ekonomi dibandingkan sektor riil.
"Pencapaian IHSG di level tertinggi sepanjang masa adalah refleksi dari harapan bahwa fase perbaikan ekonomi sedang berlangsung. Pasar keuangan selalu bergerak lebih cepat dalam menangkap sinyal perbaikan ekonomi dibandingkan sektor lapangan usaha," ujar Fakhrul, Kamis (15/1/2026).
Â
Keselarasan Kebijakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184180/original/004992600_1744269682-20250410-IHSG-AFP_4.jpg)
Fakhrul menambahkan, sentimen positif pasar tidak terlepas dari persepsi bahwa kebijakan pemerintah saat ini berjalan searah dengan kebutuhan pelaku usaha dan investor. Ia menekankan pentingnya kesinambungan kebijakan antara pemerintah dan otoritas moneter.
Menurutnya, selama koordinasi antara tim ekonomi pemerintah dan bank sentral tetap terjaga, pasar modal berpeluang melanjutkan tren positifnya.
"Selama ada keselarasan kebijakan antara pemerintah dan bank sentral, pasar akan merespons dengan baik," ungkap Fakhrul.
Pandangan serupa disampaikan Senior Market Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nafan Aji Gusta. Ia menilai pergerakan IHSG saat ini berada dalam jalur penguatan yang cukup solid, ditopang oleh kesiapan pemerintah dalam menjalankan program prioritas.
"Pemerintah tengah menyiapkan berbagai paket ekonomi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada tahun ini," kata Nafan.
Menurut Nafan, langkah-langkah tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga optimisme investor, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.
Â
Advertisement
Profit Taking Dinilai Wajar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1816138/original/069258400_1514544766-20171229-ISHG-AY1.jpg)
Meski demikian, Nafan mengingatkan pelaku pasar agar tidak terbawa euforia berlebihan. Ia menilai kenaikan IHSG yang cukup tajam dalam waktu relatif singkat berpotensi memicu aksi ambil untung dalam jangka pendek.
"Kondisi saat ini sudah menunjukkan kenaikan yang sangat jenuh, sehingga perlu diwaspadai adanya potensi aksi ambil untung dalam jangka pendek," tambahnya.
Aksi profit taking dinilai wajar terjadi sebagai bagian dari dinamika pasar, terutama setelah indeks mencetak rekor berulang kali. Namun secara fundamental, pasar saham Indonesia masih memiliki ruang untuk tumbuh seiring berjalannya agenda pembangunan dan reformasi ekonomi.
Capaian IHSG yang menembus rekor tertinggi di awal pemerintahan Presiden Prabowo diharapkan mampu menjadi magnet bagi masuknya investasi baru, baik dari dalam maupun luar negeri. Aliran modal tersebut pada akhirnya diharapkan dapat memperkuat pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182875/original/042479600_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182431/original/081278300_1744088912-20250408-Perdagangan_Saham-AFP_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182431/original/081278300_1744088912-20250408-Perdagangan_Saham-AFP_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1817917/original/058473800_1514865745-20180102-IHSG-FF3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755717/original/040386500_1778657615-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)