Emiten CTRA Tebar Dividen Rp 36 per Saham, Cek Jadwal Pembagiannya

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) akan membayarkan dividen pada Juli 2026. Berikut daftar lengkap pembagian dividen CTRA.

Diterbitkan 29 Juni 2026, 18:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Ciputra Development Tbk (CTRA) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 Rp 667,28 miliar. Seiring pembagian dividen itu, pemegang saham akan mendapatkan dividen Rp 36 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, (29/6/2026), pembagian dividen Ciputra Development sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 26 Juni 2026.

Pembagian dividen itu mempertimbangkan dat akeuangan per 31 Desember 2025 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 2,66 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 15,83 triliun, dan total ekuitas sebesar Rp 26,91 triliun.

Berikut jadwal pembagian dividen tahun buku 2025:

  • Tanggal efektif pada 26 Juni 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 6 Juli 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 7 Juli 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 8 Juli 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 9 Juli 2026, waktu: 16.00
  • Tanggal pembayaran dividen pada 24 Juli 2026

Mengutip data RTI, harga saham CTRA ditutup turun 0,88% menjadi Rp 560 per saham. Harga saham CTRA dibuka naik 15 poin menjadi Rp 580 per saham. Saham CTRA berada di level tertinggi Rp 580 dan terendah Rp 560 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.126 kali dengan volume perdagangan saham 140.196 saham. Nilai transaksi Rp 7,9 miliar. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,28% menjadi 5.820,79. Indeks saham LQ45 tergelincir 1,84% menjadi 573.

Awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 5.942,77 dan level terendah 5.800. Sebanyak 449 saham melemah sehingga tekan IHSG. 214 saham menguat dan 149 saham diam di tempat.

Sektor Saham

Total frekuensi perdagangan saham 1.230.113 kali dengan volume perdagangan saham 15 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.840.

Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham properti naik 0,71%. Sementara itu, sektor saham infrastruktur melemah 1,58%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham basic merosot 1,42%, sektor saham keuangan tergelincir 1,14%.

Selain itu, sektor saham energi turun 0,48%, sektor saham industri melemah 0,31%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,75%, sektor saham consumer siklikal tergelincir 0,80%. Lalu sektor saham kesehatan merosot 0,37%, sektor saham teknologi susut 0,35%, sektor saham transportasi turun 0,90%.