Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), emiten bergerak di bidang sarang burung walet serta perdagangan produk kesehatan kembali menguat pada sesi pertama perdagangan saham, Jumat (9/1/2026).
Mengutip data RTI, harga saham RLCO melonjak 24,92% ke posisi Rp 4.010 per saham. Harga saham RLCO dibuka naik 800 poin ke posisi Rp 4.010 per saham. Saham RLCO berada di level tertinggi Rp 4.010 dan level terendah Rp 3.210 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 13.358 kali dengan volume perdagangan 137.592 saham. Nilai transaksi Rp 54,6 miliar.
Berdasarkan data Google Finance, harga saham RLCO meroket 88,26% dalam lima hari terakhir. Pada 2025, harga saham RLCO yang merupakan pendatang baru naik 1.674%.
Advertisement
Sementara itu, pada sesi pertama, IHSG ditutup naik 0,39% ke posisi 8.960,23. Indeks saham LQ45 bertambah 0,39% ke posisi 871,04. Sebagian besar indeks saham acuan melonjak.
Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 8.981,02 dan level terendah 8.935,63. Sebanyak 358 saham menguat sehingga angkat IHSG. 301 saham melemah dan 153 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.084.237 kali dengan volume perdagangan 32,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.830.
Dari 11 sektor saham, tiga sektor saham melemah. Sektor saham infrastruktur susut 1,3%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham teknologi melemah 0,25% dan sektor saham keuangan turun 0,17%.
Selain itu, sektor saham consumer siklikal melompat 3,32%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi bertambah 1,64%, sektor saham basic menanjak 0,99%, sektor saham industri menguat 0,66%.
Kemudian sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,36%, sektor saham kesehatan menanjak 1,42%, sektor saham properti melambung 1,73% dan sektor saham transportasi naik 0,28%.
Â
Sempat Kena Suspensi pada Desember 2025
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3103085/original/045581100_1586948201-20200415-Pergerakan-IHSG-Turun-Tajam-5.jpg)
Mengutip laman e-ipo, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk merupakan eksportir sarang burung walet, dan bertransformasi dari ekspor bahan mentah menjadi produsen untuk produk Superfood melalui anak usaha. Saat ini, ekspor sarang burung walet olahan ke pasar China dilakukan oleh perseroan. Sedangkan ekspor ke pasar non-China dijalankan melalui entitas anak.
Perseroan menjadi pendatang baru dengan mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Desember 2025.Sebelum pencatatan saham, perseroan menawarkan 625 juta saham dalam rangka penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) dengan nilai nominal Rp 50. Jumlah saham yang dilepas itu 20% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Perseroan menawarkan harga perdana saham Rp 168 per saham. Dengan demikian, perseroan meraup dana IPO sekitar Rp 105 miliar.
Setelah pencatatan saham pada 2025, saham RLCO sempat alami suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham. Hal ini seiring kenaikan harga kumulatif yang signifikan sehingga perlu cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Suspensi saham RLCO sempat dua kali diterapkan yakni pada 16 Desember 2025 dan 22 Desember 2025.
Advertisement
RLCO Bakal Ekspor Produk Sarang Walet ke Thailand dan AS pada 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436190/original/082874800_1765165220-Pencatatan_saham_RLCO-2.jpg)
Sebelumnya, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) membidik pasar ekspor baru dari produk olahan sarang burung waletnya. Thailand dan Amerika Serikat (AS) akan dilakukan pada 2026, tahun depan.
Direktur Utama RLCO, Edwin Pranata mengatakan ada 4 negara yang memang dibidiknya. Vietnam menjadi negara pertama yang jadi tujuan ekspor dan dilakukan pada akhir 2025 ini.
"Nanti Thailand akan menyusul tahun depan dan ke Amerika," kata Edwin, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/12/2025).
Adapun, ekspor ke Thailand akan direalisasikan pada kuartal II-2026, sedangkan pengiriman ke AS akan dilakukan di kuartal IV-2026 nanti. Pengirimannya merupakan produk olahan sarang burung walet atas penjualan secara online.
Edwin juga memberikan bocoran, perseroan membidik negara di kawasan Asia Tenggara. Filipina menjadi satu negara yang dinilainya potensial sebagai tujuan ekspor sarang burung walet.
"Mungkin Asia Tenggara ya, negara Asia Tenggara seperti Filipina itu salah satu yang kita sasar sebenarnya di tahun depan juga. Saat ini belum (ada negara di luar Asia), Amerika yang akan jadi salah satu pasar yang non-Asia yang akan kita sasar. Karena Amerika sendiri kan punya komunitas penduduk Asia yang sangat besar juga," jelas Edwin.
Â
Â
Â
Resmi IPO
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436173/original/095013800_1765165074-Pencatatan_saham_RLCO-1.jpg)
Sebelumnya, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) resmi tercatat di bursa efek Indonesia. Saham yang ditawarkan perusahaan melonjak hingga 34 persen di awal pembukaan perdagangan.
RLCO sendiri menetapkan harga penawaran di angka Rp 168 per saham. Saat pencatatan perdana saham atau initial public offering (IPO), saham RLCO melonjak 34,52% menjadi Rp 226 per saham.
Direktur Utama RLCO, Edwin Pranata menyampaikan ini menjadi babak baru bagi perseroan. Namun, tak hanya itu, IPO RLCO menjadi tonggak sejarah baru industri pengolahan sarang walet di Indonesia.
Babak Baru
"Pencatatan saham di BEI bukan hanya menandai babak baru bagi perudahaan tapi juga babak baru bagi masyarakat indonesia. Karena mulai hari ini kita tidak lagi hanya berbicara tentang prestasi sebuah perusahaan semata," kata Edwin dalam seremoni IPO PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (8/12/2025).
BEI mencatat, saham RLCO diserbu oleh 520.000 ribu pada proses penawaran umum. Sehingga menjadikan RLCO mencatatkan oversubcribed terbesar sepanjang sejarah.
"Kami ucapkan selamat atas IPO yang menjadi perusahaan tercatat ke 25 di tahun 2025. Menjadikan total perusahaan tercatat menjadi 955," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287416/original/074940600_1783225116-cek_fakta_sandiaga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580034/original/026197700_1778124608-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-07T102932.008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755471/original/088624800_1778657366-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287279/original/022281700_1783206952-pra8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257143/original/047056400_1781226984-mexico-city-stadium.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287291/original/083160400_1783207895-063_2284678786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287277/original/092402000_1783206951-pra6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287269/original/086325900_1783206564-000_B9AD2X7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287240/original/093979800_1783200101-ma3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497597/original/013342400_1770638549-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505533/original/049196400_1486967389-Pembukaan-Saham2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008993/original/066039300_1577703438-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755475/original/077659200_1778657376-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2216036/original/093247000_1526473912-20180516-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182878/original/054164800_1744109078-20250408-Penutupan_IHSG-HER_7.jpg)