Liputan6.com, Jakarta - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat pertumbuhan signifikan pada industri reksa dana sepanjang 2025. Nilai asset under management (AUM) agtau dana kelolaan reksa dana tercatat meningkat 23% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp 996 triliun per 24 Desember 2025.
Kenaikan AUM tersebut sejalan dengan meningkatnya jumlah investor reksa dana di Indonesia. KSEI mencatat jumlah investor reksa dana mencapai 19,17 juta SID pada akhir 2025, tumbuh 37% dibandingkan posisi 2024 yang sebanyak 14,03 juta investor. Pertumbuhan ini mencerminkan minat masyarakat yang semakin besar terhadap produk investasi berbasis reksa dana.
Dari sisi produk, jumlah reksa dana dan instrumen investasi lain yang tercatat di KSEI mencapai 2.317 produk, meningkat sekitar 2% dibandingkan tahun sebelumnya. Penambahan produk ini turut memperluas pilihan investasi bagi investor ritel maupun institusi.
Advertisement
Secara keseluruhan, total aset yang tercatat di KSEI juga mengalami peningkatan. Hingga 24 Desember 2025, total aset pasar modal yang tersimpan di KSEI mencapai Rp 10.438 triliun, naik 27% dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini sejalan dengan kinerja pasar saham, termasuk penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
KSEI menilai pertumbuhan AUM reksa dana dan jumlah investor menjadi indikator penguatan basis investor domestik di pasar modal Indonesia. Ke depan, KSEI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan pasar modal melalui berbagai rencana strategis, termasuk proyek-proyek yang bersifat multi-years.
Perizinan Produk Reksa Dana Kini Terintegrasi, Ini Manfaatnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342656/original/097613200_1757397640-3.jpg)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengimplementasikan integrasi Sistem Perizinan dan Registrasi Terintegrasi (SPRINT) atau e-Registration dari OJK dengan Sistem Pendaftaran Efek secara Elektronik (SPEK) dan Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu (S-INVEST) milik KSEI untuk efisiensi administrasi produk reksa dana yang meliputi proses pendaftaran, perubahan, dan pembatalan pendaftaran produk investasi.
Sebelumnya sejak tahun 2015, pengajuan dokumen pendukung untuk proses registrasi reksa dana dilakukan oleh bank kustodian dan manajer investasi melalui beberapa sistem, yaitu SPRINT dan S-INVEST. Kondisi tersebut dinilai kurang efisien karena dokumen registrasi yang sama disampaikan melalui dua platform terpisah kepada dua pihak berbeda yaitu OJK dan KSEI.
"Dengan adanya integrasi SPRINT dari OJK serta SPEK dan S-INVEST dari KSEI diharapkan proses yang dilakukan manajer investasi dan bank kustodian untuk keperluan administrasi reksa dana menjadi lebih efisien. Sebagai upaya proses integrasi tersebut, KSEI juga telah melakukan optimalisasi aplikasi SPEK untuk pendaftaran efek bersifat ekuitas, surat utang, maupun produk investasi”, ungkap Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, Senin (29/12/2025).
Samsul juga menambahkan, pengembangan integrasi ketiga sistem tersebut merupakan perwujudan salah satu proyek strategis yang termasuk dalam roadmap OJK tahun 2023—2027.
Advertisement
Perubahan Alur
Melalui integrasi sistem tersebut, maka alur administrasi reksa dana menjadi lebih mudah dan cepat, dengan perubahan alur sebagai berikut:
- Manajer investasi dan bank kustodian melakukan pendaftaran, perubahan dan pembatalan pendaftaran reksa dana di SPRINT.
- OJK menerbitkan surat efektif pendaftaran, perubahan dan tanggapan pembubaran. Data tersebut akan diambil oleh SPEK KSEI, namun tidak langsung mengubah data pada S-INVEST.
- Bank kustodian perlu memberikan konfirmasi dan melengkapi data-data yang dibutuhkan terlebih dahulu di SPEK. Khusus untuk Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) dan owned portfolio, input data dan upload dokumen pendukung dilakukan langsung melalui SPEK tanpa harus menunggu aliran informasi dari SPRINT.
- KSEI akan memeriksa kelengkapan dokumen. Jika telah sesuai, KSEI akan memberikan approval atas data pendaftaran, perubahan dan pembatalan produk investasi. Data baru akan terkirim dari SPEK ke S-INVEST setelah KSEI memberikan approval.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401749/original/084305000_1762228197-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-04T104806.640.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306299/original/013680100_1784873619-Screenshot_2026-07-24_113426.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515491/original/005117600_1772177639-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-27T142917.860.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008995/original/016151200_1577703440-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-6.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401601/original/001087400_1762219862-Mengeluarkan_uang_dari_dompet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3029348/original/099783600_1579686479-20200122-Penguatan-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260028/original/031899300_1781533761-f1425013-eebc-4fbb-8dd2-6dbdc66359b3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8141629/original/011552700_1780994074-STAR_Asset_Management_meluncurkan_produk_reksa_dana_pendapatan_tetap_baru-9_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5285412/original/045032800_1752672091-Foto_2_-_Gedung_OCBC_Space.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567005/original/086584100_1777262695-quality_restoration_20260427104101574.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4771351/original/095342300_1710333128-20240313-IHSG-ANG_1.jpg)