Liputan6.com, Jakarta - Mempersiapkan kondisi finansial sejak dini merupakan langkah bijak, agar kehidupan tetap nyaman saat memasuki usia pensiun. Kenaikan biaya hidup, kebutuhan kesehatan, hingga inflasi membuat setiap orang perlu memiliki perencanaan keuangan jangka panjang. Itulah alasan banyak orang mulai mencari investasi terbaik untuk masa tua, sebagai bekal menghadapi masa depan secara lebih tenang.
Banyak pilihan instrumen investasi tersedia saat ini, mulai dari emas, deposito, reksa dana, obligasi, hingga properti. Masing-masing menawarkan karakteristik, potensi keuntungan, tingkat risiko, juga jangka waktu berbeda. Memahami setiap pilihan membantu calon investor menentukan investasi terbaik untuk masa tua sesuai kebutuhan, tujuan finansial, maupun kemampuan mengelola risiko.
Perencanaan investasi tidak selalu membutuhkan modal besar. Kebiasaan menyisihkan sebagian pendapatan secara rutin mampu memberikan hasil positif, apabila dilakukan secara konsisten dalam jangka panjang. Melalui pemilihan investasi terbaik untuk masa tua, aset bisa berkembang secara bertahap sehingga kondisi keuangan menjadi lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan pada masa pensiun.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (23/7/2026).
1. Deposito
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4490456/original/045700300_1688463403-pexels-monstera-5849590_1_.jpg)
Deposito merupakan salah satu instrumen investasi yang paling banyak dipilih oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang lebih mengutamakan keamanan dana dibandingkan potensi keuntungan yang tinggi. Berbeda dengan tabungan biasa yang memungkinkan nasabah menarik dana kapan saja, deposito mengharuskan dana disimpan dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan dengan pihak bank. Selama periode tersebut, dana akan memperoleh bunga dengan tingkat yang relatif stabil sehingga cocok bagi investor yang menginginkan kepastian hasil tanpa harus menghadapi fluktuasi pasar yang tajam. Instrumen ini sering dijadikan pilihan untuk menjaga nilai dana sekaligus sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka pendek hingga menengah.
Kelebihan:
- Memiliki tingkat risiko yang rendah sehingga cocok bagi investor konservatif.
- Bunga deposito umumnya lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan reguler.
- Dapat dimanfaatkan sebagai tempat menyimpan dana cadangan atau dana pensiun yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat.
- Nilai investasi cenderung stabil karena tidak dipengaruhi oleh pergerakan harga pasar setiap hari.
Kekurangan:
- Potensi keuntungan relatif terbatas jika dibandingkan dengan instrumen investasi lain seperti saham atau reksa dana saham.
- Dana tidak dapat dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa dikenakan konsekuensi berupa penalti atau pengurangan bunga sesuai ketentuan bank.
- Tingkat bunga deposito terkadang belum mampu mengimbangi laju inflasi apabila disimpan dalam jangka waktu yang sangat panjang.
2. Obligasi Pemerintah
Obligasi pemerintah merupakan surat utang yang diterbitkan oleh negara sebagai salah satu cara memperoleh pendanaan untuk berbagai program pembangunan. Di Indonesia, instrumen ini dikenal melalui berbagai produk Surat Berharga Negara (SBN), seperti ORI, Sukuk Ritel, maupun Savings Bond Ritel. Banyak masyarakat memilih obligasi pemerintah sebagai investasi jangka menengah hingga panjang karena pembayaran pokok investasi maupun imbal hasilnya dijamin oleh pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku. Selain memberikan rasa aman, obligasi juga mampu menghasilkan pendapatan secara berkala melalui kupon yang dibayarkan sesuai jadwal.
Kelebihan:
- Memiliki tingkat risiko yang relatif rendah karena diterbitkan dan dijamin oleh pemerintah.
- Menawarkan imbal hasil yang cukup kompetitif dibandingkan produk simpanan konvensional.
- Cocok untuk investor yang menginginkan pendapatan pasif secara berkala.
Dapat menjadi pilihan investasi jangka menengah maupun jangka panjang sebagai persiapan masa pensiun.
Advertisement
3. Reksa Dana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5445177/original/040415400_1765814900-investasi.jpg)
Reksa dana merupakan instrumen investasi yang menghimpun dana dari banyak investor untuk kemudian dikelola oleh manajer investasi profesional. Melalui reksa dana, investor tidak perlu melakukan analisis pasar secara mendalam atau memilih aset satu per satu karena seluruh proses pengelolaan dilakukan oleh tenaga profesional yang memiliki pengalaman di bidang investasi. Hal ini membuat reksa dana menjadi salah satu pilihan yang sangat populer, terutama bagi pemula yang ingin mulai berinvestasi secara praktis dengan modal yang relatif terjangkau.
Jenis reksa dana meliputi:
- Reksa dana pasar uang, yang berfokus pada instrumen berjangka pendek dengan tingkat risiko paling rendah.
- Reksa dana pendapatan tetap, yang sebagian besar dananya ditempatkan pada obligasi sehingga menawarkan potensi imbal hasil yang lebih stabil.
- Reksa dana campuran, yaitu kombinasi investasi pada saham, obligasi, dan pasar uang untuk menciptakan keseimbangan antara risiko dan keuntungan.
- Reksa dana saham, yang sebagian besar asetnya diinvestasikan pada saham sehingga memiliki potensi keuntungan paling tinggi, meskipun risikonya juga lebih besar.
Bagi investor pemula, reksa dana pasar uang sering menjadi pilihan awal karena tingkat risikonya lebih rendah, proses investasinya mudah, serta dapat menjadi sarana belajar sebelum mencoba instrumen dengan potensi keuntungan yang lebih tinggi.
4. Emas
Emas telah lama dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang mampu mempertahankan nilainya dalam jangka panjang. Tidak sedikit masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai bagian dari strategi perlindungan kekayaan, terutama ketika kondisi ekonomi sedang mengalami ketidakpastian. Nilai emas cenderung mengalami kenaikan dalam jangka panjang sehingga banyak dipilih sebagai aset pelindung terhadap inflasi. Selain mudah dimiliki, emas juga memiliki tingkat likuiditas yang tinggi sehingga dapat dijual kembali ketika membutuhkan dana.
Kelebihan:
- Mudah diperjualbelikan di berbagai lembaga resmi maupun toko emas terpercaya.
- Memiliki kemampuan menjaga nilai aset dari dampak inflasi dalam jangka panjang.
- Cocok dijadikan investasi jangka panjang sebagai bagian dari persiapan masa pensiun.
Dapat dimulai dari nominal yang relatif terjangkau sesuai kemampuan masing-masing investor.
5. Properti
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3911571/original/045007200_1642842141-tierra-mallorca-rgJ1J8SDEAY-unsplash.jpg)
Properti masih menjadi salah satu bentuk investasi favorit karena memiliki potensi kenaikan nilai aset dari tahun ke tahun. Rumah, apartemen, ruko, maupun tanah sering dipilih sebagai investasi jangka panjang karena permintaannya cenderung terus meningkat, terutama di wilayah yang mengalami perkembangan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Selain memperoleh keuntungan dari kenaikan harga aset, pemilik properti juga memiliki peluang mendapatkan pendapatan tambahan melalui penyewaan kepada pihak lain. Oleh sebab itu, properti sering dianggap sebagai aset yang mampu memberikan dua sumber keuntungan sekaligus, yaitu capital gain dan pendapatan pasif dari hasil sewa.
6. Saham
Saham merupakan instrumen investasi yang memberikan kesempatan kepada investor untuk memiliki sebagian kepemilikan suatu perusahaan. Dalam jangka panjang, saham memiliki potensi memberikan keuntungan yang cukup besar melalui kenaikan harga maupun pembagian dividen apabila perusahaan memperoleh laba. Meskipun demikian, harga saham dapat mengalami perubahan setiap hari mengikuti kondisi pasar, sehingga investor perlu memiliki kesiapan menghadapi fluktuasi nilai investasi. Instrumen ini lebih sesuai bagi individu yang memiliki tujuan investasi jangka panjang serta bersedia mempelajari berbagai aspek fundamental maupun kondisi ekonomi sebelum mengambil keputusan investasi.
Investasi saham memerlukan pemahaman mengenai kinerja perusahaan, laporan keuangan, prospek bisnis, kondisi industri, hingga pergerakan pasar modal secara keseluruhan. Oleh sebab itu, calon investor disarankan mempelajari dasar-dasar investasi saham terlebih dahulu agar setiap keputusan yang diambil dilakukan berdasarkan analisis, bukan sekadar mengikuti tren.
7. Dana Pensiun
Program dana pensiun merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang yang dirancang khusus untuk membantu seseorang mempersiapkan kondisi keuangan setelah tidak lagi memiliki penghasilan tetap dari pekerjaan utama. Melalui program ini, peserta akan menyisihkan sebagian penghasilannya secara rutin selama masih aktif bekerja. Dana tersebut kemudian dikelola dan dikembangkan sehingga nilainya berpotensi meningkat seiring berjalannya waktu. Setelah memasuki masa pensiun, dana yang telah terkumpul dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, biaya kesehatan, maupun berbagai keperluan lainnya tanpa harus terlalu bergantung pada bantuan keluarga. Oleh karena itu, dana pensiun menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun masa tua yang lebih aman, nyaman, dan mandiri secara finansial.
Advertisement
Tips dan Cara Menikmati Masa Tua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5258025/original/073610700_1750329788-Kakek_Nenek.jpg)
Prioritaskan Kesejahteraan Spiritual
Setelah usia 55 tahun, penting untuk memberi perhatian lebih pada kesejahteraan spiritual. Luangkan waktu untuk beribadah, bermeditasi, berdoa, atau melakukan aktivitas yang memberikan ketenangan batin. Mengurangi keinginan yang tidak perlu dan belajar menerima setiap fase kehidupan dapat membantu menciptakan rasa damai dalam menjalani hari-hari.
Belajar Menghargai Masa Kini
Banyak orang menghabiskan masa muda untuk bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga dan mengejar berbagai tujuan hidup. Setelah memasuki usia yang lebih matang, saatnya menikmati hasil perjuangan tersebut dengan menghargai setiap momen bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat.
Daripada terus memikirkan masa lalu atau merasa cemas terhadap masa depan, fokuslah pada kehidupan saat ini. Menikmati waktu bersama orang tercinta sering kali menghadirkan kebahagiaan yang jauh lebih berarti dibandingkan pencapaian materi.
Terus Belajar dan Mengembangkan Diri
Usia bukanlah penghalang untuk terus belajar. Membaca buku, mengikuti pelatihan, mempelajari keterampilan baru, berkebun, melukis, fotografi, atau mencoba hobi lain dapat menjaga semangat tetap tinggi sekaligus melatih kemampuan berpikir. Kebiasaan belajar sepanjang hayat juga membantu menjaga fungsi otak tetap aktif sehingga kualitas hidup di usia lanjut dapat terus terpelihara.
Bangun Hubungan yang Harmonis
Seiring bertambahnya usia, menjaga hubungan baik menjadi salah satu sumber kebahagiaan yang penting. Belajarlah menerima perbedaan pendapat, menghargai kekurangan diri sendiri maupun orang lain, serta mengutamakan komunikasi yang baik dalam keluarga. Sikap saling menghormati, mau mendengarkan, dan menghindari konflik yang tidak perlu akan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi semua anggota keluarga maupun lingkungan sosial.
Â
Pertanyaan Seputar Investasi Terbaik untuk Masa Tua
Apa yang dimaksud dengan investasi untuk masa tua?
Investasi untuk masa tua adalah upaya menempatkan dana pada instrumen tertentu agar nilainya berkembang dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup setelah memasuki usia pensiun.
Mengapa investasi penting sebagai persiapan masa tua?
Investasi membantu menjaga nilai aset dari inflasi, memberikan potensi pertumbuhan kekayaan, serta menjadi sumber dana ketika penghasilan aktif sudah berkurang.
Kapan waktu terbaik mulai berinvestasi untuk masa tua?
Semakin cepat memulai, semakin besar peluang memperoleh hasil optimal melalui pertumbuhan investasi dalam jangka panjang.
Berapa persen penghasilan yang sebaiknya dialokasikan untuk investasi?
Tidak ada angka yang mutlak, tetapi banyak perencana keuangan menyarankan menyisihkan sekitar 10–20% dari pendapatan secara rutin sesuai kemampuan.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3321403/original/043631400_1607672656-cek_fakta_badan_siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2739072/original/057326800_1551245536-20190227-Mahfud-Md-Datangi-KPK-DWI-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4514354/original/090343000_1690337409-medium-shot-senior-couple-with-laptop_1_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1694574/original/044200000_1503994462-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163765/original/058418400_1742049945-Untitled.jpg)