Drama Lanjutan Akuisisi Warner Bros, Paramount Beri Penawaran Lebih Tinggi

Drama akuisisi Paramount–Warner Bros. Discovery kembali memanas setelah Paramount-Skydance menyaingi tawaran Netflix. Investor menyambut positif.

Diterbitkan 09 Desember 2025, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasar saham Amerika Serikat (AS) kembali dikejutkan drama besar ala Hollywood yang menarik perhatian para investor global. Persaingan akuisisi antara Paramount, Warner Bros. Discovery (WBD), dan Netflix kini memasuki babak paling intens.

Dikutip dari CNBC, Selasa (9/12/2025), pada Senin waktu AS, Paramount-Skydance resmi meluncurkan tawaran pengambilalihan yang lebih tinggi kepada Warner Bros. Discovery, hanya beberapa hari setelah Netflix mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi perusahaan pemilik HBO tersebut.

Langkah agresif ini langsung mengubah dinamika peta kekuatan di industri hiburan.

CEO Paramount, David Ellison, menyatakan bahwa perusahaannya datang untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulai sembari mengajukan tawaran USD 30, sekitar hampir Rp 500 ribu (kurs dolar Rp 16.665 per USD) per saham.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan tawaran Netflix senilai USD 27,75, sekitar Rp 462 ribu per saham dalam bentuk tunai dan saham.

Respons pasar pun sangat positif. Saham Paramount melonjak 9 persen, sementara saham Warner Bros. Discovery naik 4,4 persen, mencerminkan optimisme investor terhadap potensi kesepakatan bernilai besar ini.

Drama akuisisi ini dinilai sebagai salah satu persaingan terbesar industri hiburan dalam beberapa tahun terakhir.

Kabar Panas Lainnya

Di tengah hiruk-pikuk dunia hiburan, ada kabar lain yang membuat para pedagang bergembira. Presiden AS Donald Trump memberikan persetujuan bagi Nvidia untuk mengekspor chip AI canggih H200 ke sejumlah pelanggan “yang disetujui” di China dan negara-negara tertentu lainnya.

Keputusan ini datang dengan syarat: sebagian dana hasil penjualan harus kembali mengalir ke Amerika Serikat. Meski penuh regulasi, pasar menyikapi langkah ini secara optimistis. Saham Nvidia pun naik sekitar 2 persen pada perdagangan setelah jam bursa (after-hours).

Menunggu Keputusan The Fed

Walau ada sentimen positif, indeks utama AS justru melemah pada perdagangan reguler. Penyebabnya sederhana: pasar sedang menunggu rapat penetapan suku bunga terakhir Federal Reserve tahun ini yang akan diumumkan pada hari Rabu waktu Amerika Serikat.

Menurut alat CME FedWatch, peluang The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin kini mencapai hampir 90 persen. Optimisme tersebut pula yang membuat pasar menguat dalam dua pekan terakhir.

“Aksi pasar yang Anda lihat dalam satu atau dua minggu terakhir pada dasarnya memperkuat kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin,” kata analis Integrated Partners Stephen Kolano.

Namun, ia juga memperingatkan risiko.

“Entahlah, entah kenapa, kalau mereka tidak melakukan pemangkasan, lupakan saja. Saya rasa pasar sedang turun 2 persen hingga 3 persen,” tambah Kolano.

Investor Menunggu Babak Berikutnya

Dengan drama akuisisi yang terus berkembang di dunia hiburan, kebijakan ekspor yang menguntungkan bagi raksasa AI, serta ketidakpastian suku bunga The Fed, investor kini menanti kelanjutan dinamika pasar.

Jika The Fed tidak memenuhi ekspektasi, episode berikutnya di pasar keuangan bisa menjadi jauh lebih menegangkan.