Harga Emas Terus Sentuh Rekor, HRTA Ungkap Tren Baru Konsumen Sepanjang 2025

Harga emas menguat, masyarakat mulai menggeser pola beli dari jangka pendek menuju strategi akumulasi jangka panjang.

Diterbitkan 03 Desember 2025, 19:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas global mencatat pergerakan stabil pada awal Desember 2025 setelah mengalami kenaikan moderat sepanjang November. Berdasarkan data perdagangan internasional, harga emas dunia per 2 Desember berada di USD 4.208 per ons, atau setara Rp 2.248.776 per gram. Stabilnya harga emas ini dipengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan pelemahan dolar AS.

Di Tanah Air, tren penguatan harga emas global turut mendorong pasar ritel. Harga emas batangan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Gold EMASKU® per 3 Desember 2025 pukul 13.21 WIB tercatat di level Rp 2.395.000 per gram. Menurut HRTA Gold, minat masyarakat terhadap emas tetap solid sepanjang November, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi.

HRTA menyebut permintaan emas dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari literasi finansial yang meningkat, kebutuhan diversifikasi portofolio, hingga kecenderungan masyarakat memilih instrumen yang tahan terhadap inflasi. Di sisi lain, perilaku konsumen menunjukkan tren baru: bukan hanya memanfaatkan koreksi harga, tetapi mulai melakukan akumulasi emas secara bertahap sebagai strategi jangka panjang.

Direktur Investor Relations Hartadinata Abadi Thendra Crisnanda menjelaskan, edukasi mengenai momentum pembelian dan diversifikasi aset menjadi semakin penting bagi masyarakat.

“Dengan kondisi harga emas global yang masih fluktuatif namun berada pada rentang tinggi, Kami menilai bahwa edukasi terkait momentum pembelian, diversifikasi aset, dan perencanaan keuangan berbasis emas akan semakin relevan bagi masyarakat. Melalui HRTA Gold Insights, kami berupaya memberikan sudut pandang yang mudah dipahami agar masyarakat dapat mengambil keputusan finansial yang lebih bijak di tengah perubahan ekonomi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (3/12/2025).

Sepanjang November 2025, permintaan terhadap produk emas batangan EMASKU® tercatat stabil, dengan lonjakan transaksi menjelang libur akhir tahun. Gramasi kecil seperti 0,1 gram hingga 1 gram tetap menjadi favorit untuk tabungan emas, hadiah, dan akumulasi keluarga. Sementara itu, gramasi besar masih diminati investor yang ingin menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.

 

Tambah Kapasitas Produksi

HRTA Gold menilai akhir tahun sebagai momentum penting bagi konsumen untuk mulai merencanakan keuangan. Banyak masyarakat memanfaatkan periode ini untuk menabung emas secara bertahap, mendiversifikasi aset, hingga menyiapkan dana ibadah seperti umrah melalui EMASKU® Amanah. Tren ini juga sejalan dengan meningkatnya minat terhadap ekosistem emas syariah.

Produk EMASKU® Amanah, yang dirilis pada November, mendapat sambutan positif. Seluruh produk emas murni HRTA—termasuk EMASKU®—telah memenuhi standar kemurnian 99,99%, memiliki rekomendasi kesesuaian syariah dari MUI, dan diproduksi di fasilitas terintegrasi perusahaan.

Selain itu, HRTA terus memperkuat ekosistem emas nasional melalui kerja sama dengan berbagai bank syariah. Kolaborasi terbaru dengan BCA Syariah menempatkan HRTA sebagai pemasok utama emas batangan bagi layanan pembiayaan emas syariah.

Untuk memenuhi permintaan yang meningkat, HRTA juga menambah kapasitas produksi, meningkatkan kemampuan refinery, serta memperluas distribusi nasional. Dengan rantai produksi yang terintegrasi, HRTA berada pada posisi kuat untuk mendukung pertumbuhan industri emas Indonesia.