Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada awal sesi perdagangan saham, Senin, (29/6/2026). Pergerakan IHSG hari ini terjadi di tengah bursa saham Asia Pasifik yang beragam dan sektor saham bervariasi.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik 0,61% menjadi 5.932,02 pada pukul 08.58 WIB. Saat dipantau pukul 09.04 WIB, IHSG berbalik arah melemah tipis. IHSG turun 0,18% menjadi 5.885. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,60% menjadi 580. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.
Saat dipantau pukul 09.09 WIB, IHSG kembali berbalik arah menghijau. IHSG naik tipis 0,15% menjadi 5.905.
Advertisement
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 5.942,77 dan level terendah 5.879,37. Sebanyak 263 saham melemah sehingga bebani IHSG. 205 saham menguat dan 219 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 109.160 kali dengan volume perdagangan saham 1,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 776,5 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.873.
Sektor saham bervariasi. Sektor saham basic naik 1,17%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi menguat 0,71%, sektor saham industri mendaki 0,22%. Selain itu, sektor saham consumer siklikal menanjak 0,28%, sektor saham kesehatan mendaki 0,21%, sektor saham keuangan menguat 0,46%. Lalu sektor saham properti melompat 0,12%, sektor saham teknologi menanjak 0,16%, sektor saham infrastruktur melambung 0,53%.
Di sisi lain, sektor saham consumer nonsiklikal turun 0,20% dan sektor saham transportasi merosot 0,37%.
Harga saham ASII melemah 0,42% menjadi Rp 4.740 per saham. Harga saham ASII dibuka naik 10 poin menjadi Rp 4.770 per saham. Saham ASII berada di level tertinggi Rp 4.770 dan terendah Rp 4.720 per saham. Total frekuensi perdagangan 745 kali dengan volume perdagangan saham 25.449 saham. Nilai transaksi Rp 12,1 miliar.
Prediksi IHSG
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505538/original/078206600_1486967390-Pembukaan-Saham4.jpg)
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. “Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784. Adapun penguatan IHSG dalam jangka pendek kami perkirakan untuk menguji 5.912-5.937,” kata dia dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.784,5.594 dan level resistance 6.286,6.459 pada awal pekan ini.
Sementara itu, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG berpotensi sideways di area 5.850-6.000.Ia mengatakan, IHSG akan bergerak di level support 5.750-5.850 dan level resistance 6.000-6.100.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Buasa Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM).
Rekomendasi Teknikal
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:
1.PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) - Trading Buy
Saham BULL terkoreksi 4,89% ke 350 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun menembus cluster MA20 dan MA200. “Saat ini, posisi BULL diperkirakan sedang berada di akhir wave (A) dari wave [B],” ujar Herditya.
Trading Buy: 324-336
Target Price: 364, 378
Stoploss: below 316
2.PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Buy on Weakness
Saham CUAN terkoreksi 9,60% ke 565 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi CUAN saat ini berada pada bagian dari wave B dari wave (A),” kata dia.
Buy on Weakness: 520-550
Target Price: 720, 830
Stoploss: below 482
Advertisement
Rekomendasi Teknikal Lainnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2408411/original/021376800_1542192171-Pasar-saham-Indonesia1.jpg)
3.PT Jasa Marga Tbk (JSMR) - Buy on Weakness
Saham JSMR terkoreksi 6,96% ke 2.940 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun kembali berada di bawah MA60. Herditya menuturkan, pihaknya perkirakan, posisi JSMR sedang membentuk wave (2) dari wave [A].
Buy on Weakness: 2.770-2.930
Target Price: 3.170, 3.410
Stoploss: below 2.770
4.PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) - Sell on Strength
Saham WIIM terkoreksi 1,49% ke 1.655 dan disertai dengan tekanan jual. Herditya menuturkan, pihaknya memperkirakan, posisi WIIM saat ini sedang berada di akhir wave A dari wave (B), sehingga penguatannya akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi membentuk wave B.
“Adapun area koreksi yang dapat kami perkirakan berada pada rentang 1.520-1.575,” kata dia.
Sell on Strength: 1.725-1.755
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487881/original/098610500_1769682055-4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1817917/original/058473800_1514865745-20180102-IHSG-FF3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755717/original/040386500_1778657615-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755717/original/040386500_1778657615-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893146/original/099183700_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3356528/original/090932500_1611299592-20210122-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2216040/original/006512100_1526473915-20180516-IHSG-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4585820/original/007305100_1695442703-Akhir_pekan_IHSG_ditutup_menguat-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)