Laba Bersih Melesat 110,5% Berkat CPO, TLDN Kantongi Rp 829,3 Miliar

PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) mencatat pertumbuhan laba bersih didukung lonjakan volume penjualan CPO.

Diterbitkan 30 Oktober 2025, 13:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga 110,5 persen menjadi Rp 829,3 miliar pada Januari-September 2025. Capaian bottom line tersebut bahkan telah melampaui realisasi laba bersih sepanjang 2024 sebesar Rp 825,6 miliar.

Meningkatnya realisasi laba bersih TLDN didorong oleh kenaikan volume penjualan minyak sawit mentah (CPO), minyak inti sawit mentah (CPKO), serta tingginya harga jual rata-rata CPO, palm kernel (PK) dan CPKO. 

"Di tengah membaiknya harga CPO, CPKO dan PK kami berupaya memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan volume penjualan. Sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan," ujar Direktur Utama Teladan Prima Agro Wishnu Wardhana, dikutip Kamis (30/10/2025).

TLDN melaporkan volume penjualan CPO mencapai 238.013 ton, atau lebih tinggi 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan rata-rata harga jual yang naik 18,6 persen yoy menjadi Rp 13.945 per kg. 

Sementara volume penjualan CPKO pada Januari-September 2025 sebanyak 8.753 ton, melonjak 312,8 persen dibandingkan periode sama yang tahun lalu, dengan rata-rata harga jual sebesar Rp 24.080 per kg, tumbuh 48,2 persen secara tahunan. 

Kantongi Pendapatan Rp 3,3 Triliun dari CPO

Selain itu, kenaikan rata-rata harga jual PK sebesar 82,3 persen menjadi Rp 11.024 per kg juga menjadi katalis positif terhadap realisasi laba bersih perusahaan.

Dengan peningkatan volume penjualan dan kenaikan harga jual rata-rata tersebut, TLDN berhasil membukukan pendapatan dari CPO sebesar Rp 3,32 triliun, CPKO sebesar Rp 210,78 miliar, dan PK sebesar Rp 274,37 miliar, yang masing-masing tumbuh 25,4 persen, 511,8 persen, dan 48,5 persen secara tahunan. 

Sepanjang Januari-September 2025, TLDN telah memproduksi tandan buah segar (TBS) sebesar 929.964 ton. Tumbuh 5,9 persen dibandingkan Januari-September 2024 sebesar 878.296 ton. 

 

Pertumbuhan Produksi TBS

Pertumbuhan produksi TBS ini berlangsung baik di kebun inti maupun kebun plasma TLDN, masing-masing tumbuh 5,3 persen dan 10,3 persen. 

Dari sisi kinerja pabrik pengolahan kelapa sawit, hingga akhir September 2025 perusahaan telah memproduksi CPO sebesar 240.282 ton. Naik 2,2 persen dibandingkan dengan 235.213 ton pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Sejalan dengan itu, produksi PK dan CPKO juga meningkat masing-masing 2,9 persen dan 265,8 persen secara tahunan. Kenaikan produksi ini didorong oleh peningkatan volume TBS yang diolah.

Emiten TLDN Tebar Dividen Interim Rp 200,67 Miliar

Sebelumnya, PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) akan membagikan dividen interim 2025 sebesar Rp 15,5 per saham. Total dividen interim yang akan dibagikan sebesar Rp 200,67 miliar.

Perseroan membagikan dividen interim sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 2 Oktober 2025. Teladan Prima Agro membagikan dividen interim dengan mempertimbangkan data keuangan per 30 Juni 2025 antara lain:

  • Laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 561,27 miliar
  • Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1,85 triliun
  • Total ekuitas sebesar Rp 3,3 triliun

Berikut jadwal pembagian dividen interim:

  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 13 Oktober 2025
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 14 Oktober 2025
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 15 Oktober 2025
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 16 Oktober 2025
  • Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai pada 15 Oktober 2025 pukul 16:00
  • Tanggal pembayaran dividen pada 23 Oktober 2025

Â