Asing Beli Saham Rp 666,13 Miliar, IHSG Melemah Terbatas

343 saham melemah sehingga menekan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis, (7/8/2025). Namun, aksi beli investor asing tahan koreksi IHSG.

Diperbarui 07 Agustus 2025, 20:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah terbatas pada perdagangan Kamis (7/8/2025). Koreksi IHSG terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang memerah.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melemah terbatas 0,18% ke posisi 7.490,18. Indeks LQ45 naik 0,76% ke posisi 795,56. Indeks saham acuan bervariasi.

Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG menyentuh posisi tertinggi 7.580,55 dan level terendah 7.480,18. Sebanyak 343 saham memerah sehingga menekan IHSG. 261 saham menguat dan 199 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 2.036.293 kali dengan volume perdagangan 35,7 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 16,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.270. Investor asing beli saham Rp 666,13 miliar pada Kamis pekan ini. Namun, sepanjang 2025, investor asing lepas saham Rp 61,34 triliun.

Mayoritas sektor saham tertekan. Sektor saham teknologi turun 4,46%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham infrastruktur merosot 1,64%, sektor saham transportasi melemah 0,47%. Selain itu, sektor saham energi susut 0,27%, sektor saham consumer nonsiklikal melemah 0,17% dan sektor saham properti susut 0,15%.

Di sisi lain, sektor saham basic naik 1,21%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham industri bertambah 0,41%, sektor saham consumer siklikal menanjak 0,61%, sektor saham kesehatan bertambah kesehatan naik 0,51%, dan sektor saham keuangan menguat 0,08%.

Harga saham PGAS ditutup stagnan di posisi Rp 1.690 per saham. Harga saham PGAS berada di level tertinggi Rp 1.695 dan terendah Rp 1.660 per saham. Total frekuensi perdagangan 12.131 kali dengan volume perdagangan 458.385 saham. Nilai transaksi Rp 77,1 miliar.

Harga saham HUMI ditutup naik 6,15% ke posisi Rp 69 per saham. Harga saham HUMI dibuka menguat satu poin ke posisi Rp 66 per saham. Harga saham HUMI berada di level tertinggi Rp 75 dan terendah Rp 65 per saham. Total frekuensi perdagangan 12.198 kali dengan volume perdagangan 4.292.215 saham. Nilai transaksi Rp 30,4 miliar.

Harga saham PSAB ditutup stagnan di posisi Rp 424 per saham. Harga saham PSAB berada di level tertinggi Rp 430 dan terendah Rp 418 per saham. Total frekuensi perdagangan 6.299 kali dengan volume perdagangan 1.296.466 saham. Nilai transaksi Rp 54,9 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham FUTR melonjak 30%
  • Saham KBLV melonjak 27,78%
  • Saham MBTO melonjak 27,17%
  • Saham SMGA melonjak 26,88%
  • Saham SMGA melonjak 26,88%
  • Saham CSIS melonjak 26,61%

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham LUCK merosot 14,71%
  • Saham TAXI merosot 12,50%
  • Saham JGLE merosot 11,11%
  • Saham JARR merosot 10,07%
  • Saham TARA merosot 10%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham AMMN senilai Rp 1,2 triliun
  • Saham CDIA senilai Rp 928,8 miliar
  • Saham COIN senilai Rp 798,5 miliar
  • Saham ANTM senilai Rp 703,4 miliar
  • Saham BRMS senilai Rp 483,5 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham CDIA tercatat 141.280 kali
  • Saham COIN tercatat 106.354 kali
  • Saham CUAN tercatat 63.451 kali
  • Saham IKAN tercatat 56.075 kali
  • Saham SOLA tercatat 52.525 kali

Sentimen IHSG

Dalam kajian tim riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, Bursa regional Asia bergerak menguat di saat pasar mencari arah yang jelas. Hal ini karena pasar dihadapkan dinamika perdagangan global efek tarif dagang yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan arah kebijakan The Federal Reserve (the Fed).

Dari mancanegara, Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif kepada India dari sebelumnya 25 persen menjadi 50 persen, sebagai sanksi akibat India membeli minyak dari Rusia dan mengumumkan tarif 100 persen untuk semikonduktor impor, tidak termasuk perusahaan yang membangun di AS.

Di sisi lain, pelaku pasar mempertimbangkan meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, dan potensi perubahan kepemimpinan di bank sentral AS tersebut.

Petinggi The Fed San Francisco Mary Daly mengungkapkan pemangkasan suku bunga acuan The Fed semakin mendekat.

Trump diperkirakan akan mencalonkan pengganti Gubernur The Fed yaitu Adriana Kugler yang akan berakhir masa jabatannya pada akhir pekan.

“Dari kawasan Asia, pelaku pasar mencerna data perdagangan terbaru China yang mengalami surplus perdagangan sebesar USD 98,24 miliar pada Juli 2025,” demikian seperti dikutip dari Antara.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa sebesar 152,0 miliar dolar AS atau lebih rendah dari posisi bulan sebelumnya yang membukukan sebesar 152,6 miliar dolar AS.

Posisi cadangan devisa akhir Juli 2025 setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,2 bulan impor, dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

 

Bursa Saham Asia Pasifik

Mengutip Antara, bursa saham regional Asia pada Kamis sore ini antara lain indeks Nikkei naik 263,64 poin atau 0,65 persen ke 41.058,50, indeks Shanghai bertambah 5,67 poin atau 0,16 persen ke 3.639,67.

Selain itu, indeks indeks Hang Seng melesat 171,00 poin atau 0,69 persen ke 25.081,63, dan indeks Strait Times naik 30,45 poin atau 0,72 persen ke 4.258,15.