Liputan6.com, Jakarta - Saham-saham perusahaan farmasi mengalami penurunan tajam secara global setelah mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan rencana untuk memangkas harga obat resep agar setara dengan harga di negara lain. Pernyataan ini langsung memicu kekhawatiran pasar akan potensi penurunan keuntungan industri farmasi.
Melansir Yahoo Finance, Selasa (13/5/2025), perusahaan-perusahaan farmasi besar di Eropa seperti Novo Nordisk A/S, AstraZeneca Plc, dan Roche Holding AG langsung terkena imbasnya. Saham farmasi gagal mengikuti tren reli pasar secara umum. Di Asia, sektor farmasi yang tergabung dalam indeks Topix Jepang mencatatkan penurunan harian terbesar sejak Agustus.
Sementara itu, saham perusahaan farmasi asal AS seperti Eli Lilly & Co., Pfizer Inc, Bristol-Myers Squibb Co., dan Merck & Co. Inc. juga mengalami pelemahan dalam perdagangan pra-pasar di New York.
Advertisement
Penurunan ini dipicu oleh unggahan Trump di media sosial, di mana ia menyatakan akan menandatangani perintah eksekutif pada pukul 9 pagi hari Senin di Washington untuk menurunkan harga obat resep. Meski begitu, unggahan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai mekanisme dan batasan dari kebijakan tersebut.
Analis dari Bank Vontobel, Stefan Schneider mengatakan hal ini berpotensi sangat negatif bagi industri. Ia juga menambahkan bahwa kebijakan ini kemungkinan besar akan menyasar program seperti Medicare, Medicaid, dan beberapa rumah sakit.
"Langkah seperti itu kemungkinan akan menghadapi tuntutan hukum oleh industri,” ujar Schneider menambahkan.
Harga Obat di AS Paling Mahal di Dunia
Harga obat di Amerika Serikat dikenal sebagai yang paling mahal di dunia. Kondisi ini telah lama dikritik, meskipun turut mendorong inovasi dan pertumbuhan industri farmasi.
Sejak Undang-Undang Pengurangan Inflasi (Inflation Reduction Act) disahkan pada 2022 di bawah Presiden Joe Biden, pemerintah AS mulai menegosiasikan harga beberapa obat mahal untuk program Medicare. Setiap tahun, daftar obat yang dinegosiasikan ini akan terus bertambah.
Perusahaan Farmasi yang Berpengaruh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3512415/original/039668300_1626406622-wall_street_1patrick-weissenberger-uJhgEXPqSPk-unsplash__1_.jpg)
Menurut analis dari Citigroup Global Markets Japan Inc, Hidemaru Yamaguchi, perusahaan farmasi yang sangat bergantung pada pasar AS seperti Takeda Pharmaceutical Co., Astellas Pharma Inc., dan Otsuka Holdings Co. sangat rentan terhadap dampak kebijakan ini.
Sementara itu, data dari Bloomberg menunjukkan perusahaan farmasi Eropa seperti Novo Nordisk, AstraZeneca, Roche, Novartis AG, GSK Plc, dan Sanofi SA memperoleh antara 40% hingga 60% pendapatan mereka dari pasar AS. Artinya, kebijakan penurunan harga obat di AS akan sangat berdampak pada mereka.
Khusus saham Novo Nordisk bahkan sempat turun hingga 8,6% dalam perdagangan awal. Tekanan ini semakin besar setelah muncul hasil studi yang menunjukkan bahwa Zepbound, obat obesitas milik Eli Lilly, mampu membantu pasien mengurangi lingkar pinggang sekitar dua inci lebih banyak dibandingkan Wegovy, obat sejenis milik Novo.
Advertisement
Bukan Langkah Pertama Trump
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5191944/original/008972700_1745055566-Untitled.jpg)
Langkah Trump kali ini bukanlah yang pertama dalam upaya menurunkan harga obat. Sebelumnya, pada masa jabatan pertamanya, ia juga pernah mengusulkan kebijakan serupa untuk menekan harga obat di program Medicare.
Namun, inisiatif itu akhirnya dibatalkan setelah kalah di pengadilan federal akibat gugatan dari industri farmasi yang menilai proses penyusunannya tidak sesuai prosedur.
Namun begitu, upaya terbaru ini diperkirakan akan berdampak besar terhadap pendapatan sektor farmasi. Stephen Barker, analis ekuitas dari Jefferies Japan Ltd., menyebutkan bahwa program Medicare dan Medicaid secara gabungan mencakup sekitar 40% dari total penjualan obat di AS.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5179950/original/018680400_1743673315-250403_INFOGRAFIS_TARIF_IMPOR_ALA_DONALD_TRUMP_P_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5203828/original/040472800_1745985612-20250430-100_Hari_Trump-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8718856/original/038435100_1782812866-pg30-iran-amerika-185036.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5004749/original/093594200_1731553174-20241114-Trump_Bertemu_Biden-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546340/original/050246100_1775287307-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8451107/original/036314100_1782347531-Untitled.jpg)