Liputan6.com, Jakarta - Bursa Asia mayoritas dibuka melemah pada perdagangan Kamis (2/7/2026), mengikuti tekanan yang terjadi di Wall Street setelah investor melakukan aksi jual pada saham-saham sektor semikonduktor.
Kontrak berjangka (futures) indeks saham Amerika Serikat (AS) juga bergerak mendatar hingga cenderung melemah pada Rabu malam waktu setempat.
Futures Dow Jones Industrial Average turun 53 poin atau sekitar 0,1%. Sementara itu, futures S&P 500 dan Nasdaq-100 masing-masing terkoreksi sekitar 0,1%.
Advertisement
Di kawasan Asia, dikutip dari CNBC, indeks Kospi Korea Selatan menjadi yang paling tertekan setelah anjlok 5,36% saat pembukaan perdagangan. Penurunan tajam tersebut mendorong Korea Exchange (KRX) menghentikan perdagangan selama lima menit untuk meredam volatilitas pasar.
Tak hanya Kospi, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga melemah 3,55%.
Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,70%. Berbeda dengan Nikkei, indeks Topix masih mampu menguat tipis 0,13%.
Di Australia, indeks acuan S&P/ASX 200 ikut terkoreksi 0,59%, menambah daftar pelemahan yang terjadi di pasar saham kawasan Asia-Pasifik.
Â
Aksi Jual Saham Semikonduktor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1694574/original/044200000_1503994462-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP1.jpg)
Pelemahan bursa Asia terjadi setelah indeks-indeks utama Wall Street ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu.
Indeks Dow Jones Industrial Average sempat melonjak hingga 423,46 poin dan menyentuh rekor tertinggi intraday. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan hingga penutupan sehingga Dow Jones akhirnya ditutup hampir tidak berubah.
Di sisi lain, S&P 500 turun 0,2%, sedangkan Nasdaq Composite terkoreksi 0,7%.
Tekanan terutama berasal dari aksi jual pada saham-saham perusahaan semikonduktor.
ETF sektor semikonduktor VanEck Semiconductor ETF (SMH) merosot 5,4%. Saham Micron Technology dan Sandisk bahkan masing-masing anjlok lebih dari 10% dalam sehari.
Meski demikian, analis strategi dari Ned Davis Research, Rob Anderson, menilai rotasi investasi keluar dari saham semikonduktor merupakan perkembangan yang masih sehat bagi pasar.
"Salah satu karakteristik pasar bullish adalah terjadinya rotasi sektor. Karakteristik tersebut terlihat jelas sepanjang 2026," tulis Anderson.
Â
Advertisement
Menunggu Rilis Data Ekonomi
Menurut Anderson, perpindahan dana investasi menuju sektor siklikal nonkomoditas justru menunjukkan pasar saham masih memiliki fondasi yang kuat untuk melanjutkan tren kenaikan pada paruh kedua tahun ini.
"Perpindahan kepemimpinan menuju sektor siklikal nonkomoditas akan menjadi bukti lebih lanjut bahwa pasar saham memasuki paruh kedua tahun ini dalam posisi yang kuat dan tren bullish dapat berlanjut hingga akhir tahun," lanjutnya.
Selain mencermati pergerakan saham teknologi, pelaku pasar global juga menantikan rilis laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat untuk Juni 2026.
Data tersebut menjadi salah satu indikator penting yang akan memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi AS sekaligus memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Berdasarkan survei Dow Jones, para ekonom memperkirakan ekonomi AS menciptakan sekitar 115.000 lapangan kerja baru pada Juni 2026.
Laporan tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu sentimen utama yang menentukan arah pergerakan bursa Asia maupun pasar keuangan global dalam beberapa hari ke depan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046084/original/091856600_1581323843-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8899597/original/014754500_1782943656-Belgian_players_celebrate_youre_tieleman_s_goal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1694574/original/044200000_1503994462-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1694576/original/098412300_1503994463-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046084/original/091856600_1581323843-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-1.jpg)