Sukses

IHSG Menguat Jelang Pengumuman Pertumbuhan Ekonomi, Investor Asing Buru Saham BBRI

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada awal sesi perdagangan saham Kamis pagi (5/8/2021). Hal ini ditopang nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS dan aksi beli investor asing.

Pada pra pembukaan perdagangan, IHSG menguat 0,25 persen ke posisi 6.174,60. Indeks LQ45 menguat 0,47 persen ke posisi 847,42. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.194,32 dan terendah 6.173,57. Sebanyak 208 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 140 saham melemah dan 201 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 166.541 kali dengan volume perdagangan 2,5 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 1,5 triliun. Investor asing beli saham Rp 116,17 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.302.

Secara sektoral, indeks sektoral saham sebagian besar menguat. Indeks sektoral IDXtechno menanjak 2,23 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Diikuti indeks sektoral IDXFinance mendaki 1,08 persen IDXhealth menanjak 0,76 persen.

Sementara itu, indeks sektoral IDXinfrastruktur merosot 0,35 persen, indeks IDXsiklikal menyusut 0,12 persen dan IDXindustri tergelincir 0,11 persen.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham PEGE naik 25 persen

-Saham TNCA naik 24,51 persen

-Saham TPMA naik 24,14 persen

-Saham BBYB naik 22,31 persen

-Saham BBSI naik 17,80 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham PGJO turun 7,14 persen

-Saham UFOE turun 6,98 persen

-Saham ARGO turun 6,88 persen

-Saham SKRN turun 6,88 persen

-Saham LMSH turun 6,67 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 123,4 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 18,2 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 4,7 miliar

-Saham IPTV senilai Rp 4,7 miliar

-Saham KLBF senilai Rp 3,7 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BFIN senilai Rp 11,8 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 8,4 miliar

-Saham PRDA senilai Rp 5 miliar

-Saham ADRO senilai Rp 4 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 4 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia pun bervariasi. Indeks Hong Kong Hang Seng naik 0,28 persen, indeks Jepang Nikkei mendaki 0,23 persen dan indeks Shanghai sempat menguat 0,01 persen. Sementara itu, indeks Singapura turun 0,13 persen, indeks Taiwan melemah 0,18 persen.

Mengutip laporan Ashmore Asset Management Indonesia, IHSG menguat dalam tiga hari berturut-turut pada perdagangan Rabu, 4 Agustus 2021. IHSG naik 0,46 persen pada perdagangan Rabu pekan ini. Pemerintah memberikan relaksasi PPN untuk biaya sewa bagi ruko hingga mal yang berlaku hingga Oktober 2021.

Saham MAPI, RALS, dan ACES masing-masing naik 3,7 persen, 4 persen dan 3 persen. Sementara itu, bank kapitalisasi kecil menguat seiring momentum desas-desus konversi ke bank digital. Saham-saham itu antara lain BBYB, BBHI, BBKP dan BBSI naik 10-24 persen. Pelaku pasar juga akan mencermati pertumbuhan PDB kuartal II. Konsensus harapkan 6,72 persen.