Perjuangan Mahasiswa UPH Kejar Prestasi, dari Regional hingga Internasional

Sebanyak 245 prestasi ditorehkan oleh mahasiswa UPH sepanjang tahun akademik 2025 hingga 2026.

Diterbitkan 01 November 2026, 14:02 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 245 prestasi ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH), sepanjang tahun akademik 2025 hingga 2026. Dari angka tersebut, 22 prestasi didapat di tingkat regional, 192 tingkat nasional dan 31 tingkat internasional.

Tiffney Tyara Setyoko, mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Kedokteran angkatan 2023 ini meraih juara I Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tingkat daerah dan nasional di tahun 2026. Dia juga meraih juara I bersama timnya dalam kompetisi An Adventure Towards the Human Body (AORTA) 2026 kategori Olimpiade Anatomi.

Berkat prestasi di luar perkuliahan tersebut, Tiffney bersama ratusan mahasiswa menerima penghargaan dalam UPH Award 2026.

“Bagi saya, UPH Awards bukan sekadar penghargaan, tetapi juga pengingat akan proses, doa, dan dukungan dari orang-orang terdekat. Sejak kecil, saya senang mengikuti perlombaan sebagai cara menyalurkan talenta yang Tuhan berikan. Saya juga bersyukur karena UPH memberikan ruang bagi saya untuk terus bereksplorasi, mengikuti kompetisi, melakukan penelitian, dan mencoba hal-hal baru,” kata Tiffney. Dikutip dari siaran pers UPH, Minggu (1/11/2026).

Di bidang hukum, Valerie Elaine Tamzil, mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2024, menorehkan prestasi melalui berbagai kompetisi. Pada 2025, ia meraih Juara III dalam Indonesia International Moot Court bersama Anjarico Marliendro dan Juara II dalam UNITWIN Legislative Camp & Competition bersama Livia Leta Dharmawan, Ruben Chiesa Untang, dan Verlyn Adelaide Tzuriel Shillo.

Pada 2026, Valerie kembali meraih prestasi dengan menjadi Juara II dalam Brown Mosten International Client Consultation Competition (ICCC) bersama Gabrielle Liman.

“Mengikuti kompetisi menjadi kesempatan bagi saya untuk menantang diri, belajar hal baru, dan bertukar perspektif di luar kelas. Dalam prosesnya, dukungan dosen, senior, dan teman-teman di UPH sangat berarti bagi perjalanan saya. Saya berharap UPH Awards terus menjadi wadah apresiasi sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk berkembang dan meraih prestasi,” ucapnya.

Sementara itu, Gilberto Farelino Totomone, mahasiswa Prodi Psikologi angkatan 2024, menunjukkan pencapaian di bidang olahraga melalui cabang bela diri Shorinji Kempo. Pada PON Bela Diri Kudus 2025, ia meraih Juara I kategori Embu Tandoku Kyu Kenshi Putra dan Embu Berpasangan Kyu Kenshi Putra.

Prestasinya berlanjut pada Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo Piala Wali Kota Jakarta Pusat 2026, dengan meraih Juara I kategori Embu Tandoku Putra Kyu Kenshi dan Embu Berpasangan Putra Kyu Kenshi, serta Juara II kategori Embu Beregu Campuran.

“Penghargaan UPH Awards ini memotivasi saya untuk terus mengembangkan potensi diri. Motivasi terbesar saya adalah orang tua, karena saya ingin membanggakan mereka melalui prestasi yang diraih. Namun, kemenangan bukan hanya tentang menjadi juara, melainkan juga tentang terus berkembang dalam setiap proses. Untuk teman-teman mahasiswa, jangan pernah takut untuk memulai dan selalu andalkan Tuhan dalam setiap prosesnya,” ungkap Farelino.

Rektor UPH Jonathan L Parapak menerangkan prestasi mahasiswa merupakan salah satu indikator keberhasilan pendidikan dalam pengembangan potensi dan karakter generasi muda.

“Tidak ada prestasi yang dapat kita banggakan tanpa kasih karunia Tuhan. Karena itu, saya mengingatkan kita semua untuk tidak menjadi sombong, melainkan tetap bersyukur demi kemuliaan Tuhan dan terus terpacu untuk melakukan yang lebih baik. Apa pun yang kita lakukan, lakukanlah yang terbaik sebagai bentuk kontribusi kita untuk menghormati Tuhan dalam hidup,” pesan dia.

UPH Award 2026 diselenggarakan pada 30 Oktober 2026 di Grand Chapel, Kampus Utama UPH Lippo Village, Tangerang. Sebagai agenda tahunan, acara ini menjadi bentuk apresiasi UPH atas prestasi mahasiswa sekaligus kontribusi mereka dalam membawa nama universitas di berbagai bidang.

Dalam tiga tahun terakhir, prestasi mahasiswa UPH menunjukkan tren peningkatan, dari 207 prestasi di tahun 2024, meningkat menjadi 236 prestasi pada 2025, dan terus meningkat pada capaian di tahun 2026.

Selain memberikan apresiasi kepada mahasiswa, UPH juga menganugerahkan Rector’s Award 2026 kepada fakultas dengan kinerja terbaik dalam mendukung pencapaian dan pengembangan mahasiswa. Tahun ini, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) meraih penghargaan tersebut atas kontribusinya dalam mendorong mahasiswa untuk aktif, berkembang, dan berprestasi.

Penilaian Rector’s Award mencakup sejumlah aspek, antara lain prestasi dan rekognisi mahasiswa, total perolehan Student Engagement Program (SEP), serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kepemimpinan, kerohanian, dan pembelajaran di luar program studi.

Peran dosen dalam mendampingi mahasiswa juga menjadi bagian penting dalam penilaian. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya FIKES dalam membangun lingkungan akademik yang mendukung mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan meraih pencapaian, baik di dalam maupun di luar ruang kelas.

Menanggapi pencapaian tersebut, Rektor UPH mengingatkan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan bagi FIKES untuk terus meningkatkan kontribusi dan memberikan yang terbaik.

“Selamat atas pencapaian ini. Penghargaan ini merupakan pengingat bagi kita untuk terus berkomitmen melakukan yang lebih baik ke depannya. Kiranya setiap upaya dan pencapaian yang kita raih senantiasa menjadi wujud kontribusi terbaik untuk kemuliaan Tuhan,” pungkasnya.