Geger Pria di Semarang Tewas dengan Luka di Leher

Korban ditemukan tergeletak di dapur yang pintunya terkunci menggunakan tali rafia.

Diterbitkan 01 November 2026, 13:14 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria berinisial AD (25) ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Sabtu (31/10/2026) sore. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan luka pada bagian leher, sementara pintu dapur terkunci menggunakan tali rafia.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 WIB oleh kakak ipar korban yang tinggal serumah. Saat itu, saksi hendak mengambil air di dapur. Namun, ia mendapati pintu dapur tidak dapat dibuka karena terikat tali rafia.

Setelah mengetahui korban sudah tergeletak dan tidak bernyawa, saksi segera memberitahukan kejadian tersebut kepada anggota keluarga dan warga sekitar.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada Ketua RT setempat. Sekitar pukul 16.40 WIB, Ketua RT mendatangi rumah tersebut untuk memastikan laporan warga. Setibanya di lokasi, ia mendapati korban sudah meninggal dunia.

 

Laporan penemuan mayat tersebut kemudian ditindaklanjuti personel Polsek Tugu Polrestabes Semarang. Kapolsek Tugu Kompol Sucipto, S.H., bersama sejumlah anggotanya, mendatangi lokasi sekitar pukul 17.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan saksi.

Tidak lama berselang, Tim Inafis bersama Satreskrim Polrestabes Semarang tiba di lokasi. Petugas melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk kepentingan penyelidikan.

"Selain mengamankan TKP. Kami juga telah meminta keterangan sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan Tim Inafis dan Satreskrim Polrestabes Semarang guna mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban," ujar Sucipto yang dihubungi Liputan6.com, Minggu (1/11/2026).

 

Dari keterangan awal keluarga, AD diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan pernah menjalani penanganan medis. Meski demikian, polisi tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian korban berdasarkan informasi tersebut.

Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab kematian pria berusia 25 tahun itu. Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Sekitar pukul 20.20 WIB, jenazah korban dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan membenarkan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kesehatan mental.

 

Sementara itu, Kapolsek Tugu mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait penemuan korban. Warga juga diminta menghormati privasi dan perasaan keluarga yang tengah menghadapi musibah.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menghormati privasi dan perasaan keluarga korban," katanya.

Hingga kini, Polsek Tugu bersama fungsi terkait Polrestabes Semarang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian AD.