Liputan6.com, Jakarta - Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau makin meluas dan memicu efek domino pada industri penerbangan nasional. Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, mencatat lonjakan drastis pembatalan penerbangan hingga Minggu (6/9/2026) malam. Total 75 jadwal penerbangan resmi dibatalkan akibat gangguan abu vulkanik di sejumlah wilayah udara.
​Jumlah tersebut melonjak tajam dibanding laporan sebelumnya yang mencatat 42 penerbangan. Penambahan 33 penerbangan batal ini melumpuhkan rute-rute krusial yang menghubungkan Jawa Timur dengan kawasan Jabodetabek dan Bandung, meliputi penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, serta Bandara Husein Sastranegara.
​General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengonfirmasi bahwa pembatalan ini merupakan langkah keselamatan imbas penyesuaian operasional di bandara-bandara yang terpapar abu vulkanik.
Advertisement
​"Berdasarkan kondisi operasional terkini hingga pukul 19.50 WIB, terdapat 75 penerbangan yang dibatalkan, terdiri dari 37 jadwal keberangkatan dan 38 kedatangan," kata Tohir, Senin (7/9/2026).
​Menghadapi penumpukan calon penumpang di terminal, pihak pengelola bandara mengklaim telah mengaktifkan prosedur tanggap darurat guna menekan dampak kerugian pengguna jasa. Diantaranya, pembagian makanan ringan dan minuman bagi calon penumpang yang terdampak pembatalan. Selain itu, personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service disiagakan penuh di area terminal untuk membantu proses refund, reschedule, maupun pengarahan informasi.
"Kami terus berkoordinasi intensif dengan maskapai dan otoritas penerbangan untuk memantau pergerakan sebaran abu vulkanik," tambah Tohir.
​Pihak Bandara Juanda mengimbau seluruh calon penumpang untuk tidak langsung memadati bandara tanpa memastikan status penerbangan. "Penumpang kami mintak mengecek jadwal secara berkala melalui aplikasi atau kanal resmi maskapai atau menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172," pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339925/original/070710100_1788435101-HOAX__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9262464/original/038832300_1783158897-1001427620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342136/original/020574700_1788754172-images__17_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342123/original/081232200_1788753466-1001635953.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4809048/original/093792200_1713777375-IMG-20240422-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342119/original/093358100_1788752990-1001639496.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342120/original/018421400_1788752991-Video_asusila_kepala_sekolah_dengan_guru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342113/original/015098500_1788751815-IMG-20260907-WA0030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342107/original/079118600_1788751341-1100752.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893618/original/006169100_1721185314-Ilustrasi_siswa__pelajar__murid_SMA__anak_sekolah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342092/original/028860300_1788750368-1001638981.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)