Tragedi Karnaval di Jember Sound Horeg Tiban Pos Kamling, Tiga Penonton Tertimpa Subwoofer

Enam unit subwoofer raksasa jatuh dan menimpa kerumunan penonton.

Diterbitkan 29 Agustus 2026, 17:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kemeriahan Karnaval Budaya HUT ke-81 RI di Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, Jember, Jawa Timur, berubah jadi kepanikan. Sebuah mobil pikap Isuzu Traga bernopol L 8456 AB yang mengangkut sound horeg menyenggol bangunan Pos Kamling di Dusun Gumuksari hingga roboh. Akibatnya, enam unit subwoofer raksasa jatuh dan menimpa kerumunan penonton.

​Peristiwa tersebut sempat terekam video berdurasi 24 detik dan viral di media sosial. Kapolsek Rambipuji, AKP Eko Yulianto, mengonfirmasi insiden tersebut. Menurutnya, pikap bermuatan sound system LA Audio itu melintasi jalan sempit dan berbelok di tikungan Dusun Gumuksari. Muatan yang terlalu tinggi dan lebar diduga kuat tersangkut atap Pos Kamling hingga bangunan permanen itu ambruk.

​"Bagian sound system yang mengekor tersangkut Pos Kamling hingga roboh," ujar Eko, Sabtu (29/8/2026).

Tiga orang menderita luka. Yakni Siah (45) mengalami memar dan benjolan di kepala. Tian (9) mengalami benjolan pada dahi kanan. Dan Bela (10), mengalami luka lecet pada tangan dan kaki.

​Para korban langsung dilarikan ke Puskesmas Nogosari oleh warga dan panitia. Setelah mendapatkan perawatan medis, ketiganya dinyatakan tidak memerlukan rawat inap.

​Hasil penyelidikan awal polisi mengungkap adanya pergantian pengemudi tepat sebelum insiden terjadi. Mobil yang semula dikemudikan oleh Puji (warga setempat) mendadak diserahkan kepada Toni saat rombongan tiba di dekat lokasi kejadian.

​Selain menelusuri kelalaian muatan, polisi kini mendalami dugaan bahwa pengemudi berada di bawah pengaruh minuman keras (miras).

​"Untuk penyebab pastinya masih kami dalami. Pengemudi sudah dimintai klarifikasi dan proses hukum tetap berjalan," tegas Eko.

​Pihak panitia Karnaval Budaya Desa Curahmalang menyatakan bertanggung jawab penuh atas seluruh biaya pengobatan korban hingga pulih. 

Meski sempat diwarnai kepanikan, kepolisian memastikan rangkaian acara karnaval secara keseluruhan tetap berlanjut hingga selesai.

Â