Laporan Pertanggungjawaban PBNU Diterima Secara Aklamasi

Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PBNU periode 2021-2026 diterima secara aklamasi dalam sidang pleno.

Diterbitkan 28 Agustus 2026, 22:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jombang - Sidang Pleno Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada Jumat (28/8/2026), secara resmi menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PBNU periode 2021-2026. Laporan diterima secara aklamasi, setelah sejumlah Pengurus Wilayah (PWNU) dan Pengurus Cabang (PCNU) memaparkan pandangan umum mereka.

Meski secara keseluruhan mengapresiasi dan menerima laporan dengan baik, beberapa utusan daerah tetap memberikan catatan kritis serta rekomendasi strategis demi penguatan internal organisasi di masa depan.

Berikut sikap sejumlah PWNU dan PCNU yang menyampaikan pandangannya:

PWNU Aceh

Menerima LPJ PBNU tanpa catatan.

PWNU Lampung

Menerima LPJ dan menyatakan tidak memiliki catatan. PWNU Lampung juga menyatakan siap menerima LPJ pada periode berikutnya dari Ketua Umum yang sama.

PWNU Kalimantan Selatan

Menerima LPJ PBNU dengan baik.

PWNU Kalimantan Tengah

Menerima LPJ dengan catatan agar pendampingan organisasi di daerah dapat diperkuat.

PWNU Maluku

Sebanyak 10 PCNU yang terdaftar di Maluku menyatakan menerima LPJ PBNU sekaligus mengucapkan terima kasih atas laporan yang telah disampaikan.

PWNU Bali

Sebanyak 9 PCNU yang terdaftar di Bali menyatakan menerima LPJ dengan baik.

PWNU Nusa Tenggara Barat (NTB)

Menyatakan menerima LPJ PBNU dengan baik.

PWNU Jawa Timur

Menerima LPJ dengan sejumlah catatan. Di antaranya, PMKNU dan PKWK dinilai perlu diperluas pelaksanaannya. PWNU Jawa Timur juga mendorong agar kegiatan yang selama ini berjalan secara sektoral dapat diarahkan menjadi bagian dari ekosistem keorganisasian NU yang lebih terintegrasi.

 

Tanggapan Ketua Umum PBNU

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengucapkan terima kasih atas kelapangan dada para muktamirin serta seluruh catatan yang disampaikan dalam sidang pleno. Ia menegaskan bahwa semua masukan tersebut akan ditindaklanjuti oleh PBNU pada periode kepengurusan berikutnya.

"Terima kasih atas kelapangan dada dan semua catatan. Semua akan ditindaklanjuti PBNU periode ke depan. Secara pribadi, atas nama Yahya Cholil Staquf dan mewakili jajaran syuriah serta tanfidziyah, saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan berkhidmah yang diberikan dan mohon maaf atas segala kesalahan. Semoga Allah memberikan kita keberkahan lahir dan batin," ujarnya.

LPJ Diterima Secara Penuh

Berdasarkan penyampaian pandangan dalam Sidang Pleno, LPJ PBNU secara penuh diterima dengan baik. Berbagai catatan yang disampaikan oleh sejumlah PWNU dan PCNU menjadi masukan untuk penguatan organisasi dan pelaksanaan program NU pada periode mendatang.

Penerimaan tersebut sekaligus menandai bahwa laporan pelaksanaan kerja PBNU selama satu periode dapat diterima oleh peserta Muktamar, dengan sejumlah rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan organisasi ke depan.