Berenang Pagi di Pantai Karangnaya, Wisatawan Jakarta Mendadak Hilang

Korban dilaporkan hilang, Senin (17/8/2026).

Diterbitkan 18 Agustus 2026, 05:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim SAR gabungan mengerahkan personel dan peralatan canggih untuk mencari Ahmad Nadif Fadilah (21), seorang wisatawan asal Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Korban dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Karangnaya, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (17/8/2026).

Kejadian bermula saat korban berenang bersama tiga rekannya sekitar pukul 05.30 WIB. Namun, sekitar pukul 07.00 WIB, korban hilang setelah terseret gelombang.

"Korban diduga terseret ombak besar ke arah tengah laut tanpa disadari oleh ketiga rekannya yang saat itu berada di tepi pantai," kata Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, Senin (17/8/2026).

Pihak Pos SAR Sukabumi menerima laporan musibah ini dari keluarga korban pada pukul 13.50 WIB dan langsung menerjunkan tim penyelamat (rescue) ke lokasi kejadian.

"Setibanya di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan melakukan penyisiran di sekitar area yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus," ujar Suryo.

Meski cuaca di sekitar pantai terpantau cerah, tim SAR tetap mewaspadai karakteristik gelombang laut selatan yang dinamis.

Operasi pencarian ini melibatkan Pos SAR Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi, RAPI Lokal, hingga Balawista.

"Karakteristik pantai dan kondisi gelombang tetap menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan operasi pencarian," tutur Suryo.

 

Kerahkan Drone

Untuk memperluas jangkauan pencarian, petugas mengerahkan berbagai peralatan, seperti rescue car, perahu karet LCR, alat pendeteksi bawah air Aqua Eye, hingga pesawat tanpa awak (drone).

Merespons kejadian ini, otoritas SAR mengimbau para pengunjung kawasan pesisir agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut.

"Masyarakat dan wisatawan di kawasan pantai diimbau selalu memperhatikan kondisi gelombang dan arahan petugas. Keselamatan harus menjadi prioritas," tegas Suryo.

Â