Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku Penganiayaan Setiawan

Setiawan meninggal dikeroyok karena dituduh mencuri motor.

Diterbitkan 28 Juli 2026, 19:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian Resor Morowali mengantongi identitas terduga pelaku pengeroyokan hingga menyebabkan seorang pria bernama Setiawan (33) meninggal dunia. Sebelumnya, Setiawan tewas diamuk massa di depan minimarket di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, usai dituduh mencuri motor, Sabtu (25/7/2026).

Wakil Kepala Kepolisian Resor Morowali Komisaris I Nyoman Raka Arya Wiyasa mengatakan pihaknya akan profesional menangani kasus kematian Setiawan. Ia menyebut telah melakukan serangkaian langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur.

"Anggota telah melakukan rangkaian penyelidikan, meliputi mendatangi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP), menerima laporan polisi, mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, mengumpulkan barang bukti," kata I Nyiman Raka, Selasa (28/7/2026).

Selain itu, polisi juga sudah memeriksa tujuh saksi. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, penyidik sudah mengantongi terduga pelaku penganiayaan terhadap Setiawan.

"Penyidik telah mengantongi identitas terduga pelaku yang jumlahnya lebih dari satu orang. Untuk sementara telah diamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian," kata dia.

Raka Arya mengungkapkan hasil penyelidikan sementara, korban meninggal dunia akibat hantaman benda tumpul seperti pukulan tangan. Meski demikian, polisi masih mendalami untuk mengetahui kronologi kejadian.

"Proses penyelidikan masih terus dilakukan," ucapnya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri jika melihat tindak pidana. Ia berharap masyarakat segera melapor ke polisi agar bisa diproses secara cepat.

"Apabila terjadi tindak pidana agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang hukum yang berlaku. Polres Morowali komitmen akan mengungkap peristiwa ini," pungkasnya.

Reporter: Merdeka.com/Ihwan Fajar