Sebaran Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Palu

Kantor bupati hingga universitas mengalami kerusakan.

Diterbitkan 16 Juni 2026, 13:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat gempa magnitudo 6,7 mengguncang Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, menyebabkan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah.

"Laporan sementara mencatat adanya kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa titik di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).

Muhari menjelaskan, rincian jumlah serta tingkat kerusakan masih dalam proses pendataan oleh tim BPBD setempat. Pendataan terhadap kemungkinan adanya korban jiwa maupun warga yang mengungsi juga masih berlangsung.

Di Kota Palu, guncangan dirasakan kuat selama sekitar empat hingga enam detik. Warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. BPBD Kota Palu segera melakukan pemantauan dan asesmen cepat pascagempa.

Di Kabupaten Donggala, gempa dirasakan dengan intensitas sedang selama sekitar dua detik. Masyarakat sempat panik, sementara BPBD setempat melakukan monitoring terhadap kemungkinan dampak yang terjadi.

Guncangan juga dirasakan kuat di Kabupaten Poso selama kurang lebih enam detik. Warga dilaporkan panik dan BPBD Kabupaten Poso masih melakukan pendataan di lapangan.

Sementara itu, di Kabupaten Sigi, gempa dirasakan selama sekitar lima detik. Warga keluar dari rumah untuk menghindari risiko apabila terjadi gempa susulan. BPBD Kabupaten Sigi terus melakukan asesmen terhadap kondisi wilayah terdampak.

"Di samping itu, guncangan gempa turut dirasakan di Kabupaten Parigi Moutong. Getaran dirasakan oleh banyak orang, baik di dalam maupun di luar rumah. Jendela dan pintu dilaporkan berderik, dinding bangunan berbunyi," lanjutnya.

 

Kantor Bupati hingga Universitas Rusak

Terpisah, pengamat dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Palu Hendrik menerima laporan sejumlah kerusakan bangunan akibat gempa.

“Ada beberapa laporan bangunan yang rusak,” kata Hendrik.

Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, sementara akses jembatan Palu III ditutup sementara, karena ditemukan indikasi keretakan pada struktur jembatan.

Seluruh kendaraan yang hendak melintas dialihkan melalui jalur lain hingga dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi jembatan.

Kerusakan akibat gempa Palu juga dilaporkan terjadi pada sejumlah bangunan pemerintahan dan fasilitas umum. Di Kabupaten Sigi, plafon Kantor Bupati Sigi mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, beberapa bagian lantai bangunan juga dilaporkan mengalami retak akibat guncangan gempa.

Di lingkungan Universitas Tadulako, plafon auditorium Untad dilaporkan mengalami kerusakan dan sebagian material bangunan jatuh akibat getaran yang cukup kuat.

Kerusakan ringan juga dilaporkan terjadi pada sejumlah hotel di Kota Palu. Beberapa bagian bangunan Hotel Best Western Coco Palu dan Hotel Santika mengalami kerusakan kecil.

"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian tersebut," ucap Hendrik.